Apa Itu Disinfektan?

Kompas.com - 26/03/2020, 12:00 WIB
Ilustrasi disinfektan dan jenisnya shutterstockIlustrasi disinfektan dan jenisnya

KOMPAS.com - Disinfektan seperti creosote atau alkohol digunakan untuk membunuh mikroorganisme pada benda mati.

Disinfektan dan antiseptik sama-sama untuk membunuh kumah, tetapi antiseptik diterapkan untuk jaringan hidup, atau manusia.

Disinfektan yang ideal akan cepat menghancurkan bakteri, jamur, virus, dan protozoa tanpa merusak benda yang terkena cairan tersebut.

Dilansir dari laman Encyclopaedia Britannica, pengertian disinfektan adalah agen antimikroba yang dirancang untuk menonaktifkan atau menghancurkan mikroorganisme pada permukaan lembab.

Meski mampu membunuh mikroorganisme, namun tidak semua bisa mati hanya dengan disinfektan.

Beberapa mikroorganisme ekstrem tetap harus menggunakan bahan-bahan kimia yang lebih keras juga, seperti biocides.

Baca juga: Mengenal Hand Sanitizer LIPI, Berkadar Alkohol 65 Persen dan Dibuat Terbatas

Disinfektan bekerja dengan menghancurkan dinding sel mikroba atau mengganggu metabolisme.

Sedangkan biocides adalah bahan kimia atau mikroorganisme untuk menghancurkan, menghalangi bakteri, jamur, dan lainnya agar tidak berbahaya.

Dalam pengolahan air limbah, langkah disinfektan dengan klorin, radiasi ultra-violet atau ozonasi dimasukkan sebagai pengobatan tersier.

Hal tersebut untuk menghilangkan patogen dari air limbah.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Induksi Magnetik di Sumbu Solenoida dan Toroida

Induksi Magnetik di Sumbu Solenoida dan Toroida

Skola
Mengenal Fluks Magnetik

Mengenal Fluks Magnetik

Skola
Induksi Magnetik di Sekitar Kawat Lurus Berarus Listrik

Induksi Magnetik di Sekitar Kawat Lurus Berarus Listrik

Skola
Mengenal Penyajian Data

Mengenal Penyajian Data

Skola
Jenis Polarisasi Cahaya dan Pemutaran Bidang Polarisasi

Jenis Polarisasi Cahaya dan Pemutaran Bidang Polarisasi

Skola
Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk

Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk

Skola
Kegunaan dan Pembuatan Unsur Kimia dan Senyawanya

Kegunaan dan Pembuatan Unsur Kimia dan Senyawanya

Skola
Sifat-Sifat Unsur Kimia

Sifat-Sifat Unsur Kimia

Skola
Kelimpahan Unsur di Alam

Kelimpahan Unsur di Alam

Skola
Prinsip Kesetimbangan Kimia dalam Bidang Industri

Prinsip Kesetimbangan Kimia dalam Bidang Industri

Skola
Hubungan tetapan kesetimbangan Kc dan Kp

Hubungan tetapan kesetimbangan Kc dan Kp

Skola
Menghitung Reaksi Kesetimbangan Tetapan Kp

Menghitung Reaksi Kesetimbangan Tetapan Kp

Skola
Menghitung Reaksi Kesetimbangan dengan Tetapan Kc

Menghitung Reaksi Kesetimbangan dengan Tetapan Kc

Skola
Pengertian, Rangkaian Seri dan Paralel Kapasitor

Pengertian, Rangkaian Seri dan Paralel Kapasitor

Skola
Gaya Magnetik (Gaya Lorentz)

Gaya Magnetik (Gaya Lorentz)

Skola
komentar
Close Ads X