Gerak pada Tumbuhan

Kompas.com - 04/02/2020, 07:00 WIB
Fotosintesis yang terjadi pada tumbuhan hijau shutterstock.comFotosintesis yang terjadi pada tumbuhan hijau
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Gerak pada tumbuhan terjadi karena adanya rangsangan baik yang berasal dari dalam maupun luar individu.

Biasanya gerak pada tumbuhan berlangsung sangat lambat sehingga tampak terlihat oleh mata.

Dikutip situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), rasangan-rasangan yang memengaruhi gerak tumbuhan seperti rangsangan cahaya, air, sentuhan, suhu, gravitasi, atau zat kimia.

Arah gerak tumbuhan yang ditentukan oleh rangsangan dan bergerak menuju atau menjauhi sumber rangsangan.

Baca juga: Fakta Unik, Tumbuhan Memasuki Fase Defensif saat Hujan Datang

Ada juga rangsangan yang tidak menentukan arah gerak tumbuhan.

Gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi dua, yakni:

  1. Gerak endonom (autonom)
  2. Geraka etionom (esionom)

Berikut penjelasannya:

Gerak endonom

Gerak endonom adalah gerakan tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan berasal dari dalam tumbuhan.

Pada gerak endonom dibagi menjadi dua, yakni:

  • Endonom nutasi, merupakan gerakan spontan (gerakan aliran sitoplasma pada tanaman air hydrilla verticillata).
  • Endonom higroskopis, akibat kdar air yang rendah. Contoh, seperti pecah kacang polong-polongan kering.

Gerak etionom

Gerak etionom adalah gerakan pada tumbuhan yang disebabkan oleh rangsangan dari laur tumbuhan.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X