Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/12/2022, 17:00 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com - ADHD (attention deficit hyperactivity) adalah kondisi yang dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk berkonsentrasi.

ADHD sering dimulai pada masa kanak-kanak dan dapat berlanjut hingga dewasa. 

Sementara itu, gangguan kecemasan merupakan kondisi yang lebih dari sekadar merasa cemas sesekali.

Dilansir dari Healthline, gangguan kecemasan adalah masalah mental yang serius dan bertahan lama.

Baca juga: Apa Penyebab ADHD?

Kondisi ini bisa membuat seseorang merasa tertekan, gelisah, dan ketakutan berlebihan dalam situasi yang tidak berbahaya.

Apa perbedaan ADHD dan kecemasan?

Dikutip dari WebMD, anak-anak dengan ADHD dan kecemasan mungkin memiliki gejala yang tumpang tindih atau serupa, namun dapat disebabkan oleh alasan yang berbeda.

Misalnya, seorang anak dengan ADHD mungkin mengalami kesulitan fokus untuk mengerjakan pekerjaan rumah (PR) karena gangguan di sekitar. 

Sedangkan, seorang anak dengan kecemasan mungkin bergelut dengan pekerjaannya karena terpaku pada kekhawatiran atau merasa terlalu takut untuk gagal.

ADHD dan gangguan kecemasan umumnya dapat menyebabkan seorang anak memiliki gejala atau masalah yang serupa sehingga sulit untuk mengetahui kondisi yang mungkin mereka alami.

Baca juga: 3 Perbedaan ADHD dan Autisme

Mungkin lebih sulit untuk melihat gangguan kecemasan daripada gangguan perilaku yang mengganggu. 

Itu karena meskipun kondisi tersebut dapat menyebabkan seorang anak bertingkah dengan cara yang jelas, gangguan kecemasan sering kali terinternalisasi atau terkurung dalam pikiran dan perasaan.

Anak-anak dengan ADHD dan/atau kecemasan dapat mengalami:

  • Gelisah
  • Sulit fokus dan berkonsentrasi untuk menyelesaikan tugas
  • Mengalami kesulitan dengan tugas sekolah
  • Merasa tidak nyaman dalam situasi sosial
  • Tampak stres atau jengkel
  • Susah tidur
  • Mengalami kesulitan memproses konsep atau ide
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+