Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/12/2022, 19:00 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com - Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) adalah kondisi kesehatan mental yang dapat menyebabkan tingkat hiperaktivitas dan perilaku impulsif yang tidak biasa. 

Penderita ADHD juga mungkin mengalami kesulitan untuk fokus pada satu tugas atau sekadar duduk diam untuk waktu yang lama.

Dikutip dari Healthline, sebenarnya, banyak orang yang mengalami kekurangan perhatian dan perubahan tingkat energi.

Namun, untuk orang dengan ADHD, kondisi ini terjadi lebih sering dan lebih intens dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki kondisi tersebut.

ADHD dapat memiliki efek signifikan pada studi, pekerjaan, dan kehidupan rumah tangga pengidapnya.

Baca juga: ADHD, Penyebabnya Bukan karena Terlalu Banyak Screen Time

Apa penyebab ADHD?

Dilansir dari American Psychiatric Association, para ilmuwan belum mengidentifikasi penyebab spesifik ADHD. 

Sementara ada bukti yang berkembang bahwa faktor genetik berkontribusi terhadap ADHD dan beberapa gen telah dikaitkan dengan gangguan tersebut, tidak ada kombinasi gen atau gen spesifik yang diidentifikasi sebagai penyebab ADHD. 

Di samping itu, penting untuk dicatat bahwa kerabat individu dengan ADHD sering juga terpengaruh. 

Ada bukti perbedaan anatomi otak anak-anak dengan ADHD dibandingkan dengan anak-anak lain tanpa kondisi tersebut.

Baca juga: ADHD Bisa Picu Gangguan Tidur pada Anak, Begini Penjelasannya

Misalnya, anak-anak dengan ADHD volume materi otak abu-abu dan putih mdan menunjukkan aktivasi wilayah otak yang berbeda selama tugas tertentu.

Studi lebih lanjut telah menunjukkan bahwa lobus frontal, nukleus berekor, dan vermis serebelar otak terpengaruh pada ADHD.

ADHD biasanya, pertama kali diidentifikasi pada anak usia sekolah ketika mereka mulai mengalami masalah di kelas atau masalah dengan tugas sekolah. 

ADHD lebih sering didiagnosis pada anak laki-laki daripada anak perempuan. Namun, ini tidak berarti bahwa anak laki-laki lebih rentan mengalami ADHD. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+