Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/12/2022, 12:00 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com - Ikan tuna kalengan adalah makanan yang sangat praktis dan bergizi. 

Salah satu kelebihan tuna kalengan adalah dapat disimpan untuk waktu yang lama dengan kualitas yang tetap terjaga.

Terlepas dari kelebihan ini, mungkin beberapa orang masih bertanya-tanya, apakah tuna kalengan benar-benar baik untuk kesehatan?

Manfaat ikan tuna kaleng

Ada banyak manfaat dari makan ikan tuna kalengan. Berikut adalah beberapa manfaat ikan tuna kalengan.

1. Membantu menurunkan berat badan 

Dilansir dari Healthline, secara khusus, tuna kalengan adalah sumber protein yang baik.

Baca juga: 4 Manfaat Ikan Tuna untuk Kesehatan

Bagi yang ingin menurunkan berat badan, tuna kalengan juga bisa menjadi pilihan yang baik karena rendah kalori namun tinggi protein.

Makanan yang tinggi protein telah dikaitkan dengan manfaat untuk menurunkan berat badan, termasuk meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan.

2. Tinggi omega-3

Meski rendah lemak, tuna tetap dianggap sebagai sumber asam lemak omega-3 yang baik.

Omega-3 adalah lemak makanan esensial yang bermanfaat untuk kesehatan jantung, mata, dan otak.

Ikan dianggap sebagai salah satu sumber penting lemak sehat ini dalam makanan.

Baca juga: Di Mana Habitat Ikan Tuna?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Manfaat Buah Belimbing untuk Kesehatan

3 Manfaat Buah Belimbing untuk Kesehatan

Oh Begitu
Apakah Manusia Purba Berburu dan Makan Dinosaurus?

Apakah Manusia Purba Berburu dan Makan Dinosaurus?

Prof Cilik
Mengapa Toilet Bangsa Romawi Kuno Disebut Jorok?

Mengapa Toilet Bangsa Romawi Kuno Disebut Jorok?

Oh Begitu
Bagaimana Manusia Purba Neanderthal Mencari Makan?

Bagaimana Manusia Purba Neanderthal Mencari Makan?

Oh Begitu
Bagaimana Orang Mesir Kuno Membuat Mumi?

Bagaimana Orang Mesir Kuno Membuat Mumi?

Oh Begitu
Apa yang Terjadi pada Otak Saat Bermimpi?

Apa yang Terjadi pada Otak Saat Bermimpi?

Kita
Kenali Gejala Covid Varian Kraken Omicron XBB 1.5

Kenali Gejala Covid Varian Kraken Omicron XBB 1.5

Oh Begitu
Mengapa Ular Memiliki Dua Penis?

Mengapa Ular Memiliki Dua Penis?

Oh Begitu
Seperti Apa Wujud Ikan Misterius yang Ditemukan di Gua China?

Seperti Apa Wujud Ikan Misterius yang Ditemukan di Gua China?

Oh Begitu
Kenapa Kepiting Berjalan Menyamping?

Kenapa Kepiting Berjalan Menyamping?

Oh Begitu
Apa Perbedaan Gajah dan Mammoth?

Apa Perbedaan Gajah dan Mammoth?

Oh Begitu
Apakah Kunyit Bermanfaat untuk Menurunkan Berat Badan?

Apakah Kunyit Bermanfaat untuk Menurunkan Berat Badan?

Oh Begitu
Bagaimana Legenda Bigfoot Bermula?

Bagaimana Legenda Bigfoot Bermula?

Oh Begitu
Apakah Bigfoot Benar-benar Ada? Ini Penjelasan Ilmuwan

Apakah Bigfoot Benar-benar Ada? Ini Penjelasan Ilmuwan

Oh Begitu
Kenapa Februari Hanya Ada 28 Hari?

Kenapa Februari Hanya Ada 28 Hari?

Oh Begitu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+