Kompas.com - 14/08/2022, 19:03 WIB

KOMPAS.com - Johnson & Johnson akan berhenti menjual bedak bayi berbahan dasar bedak secara global pada 2023.

“Sebagai bagian dari penilaian portofolio di seluruh dunia, kami telah membuat keputusan komersial untuk beralih ke portofolio bedak bayi berbasis tepung jagung,” ujar perusahaan seperti dikutip dari CNA, Sabtu (13/8/2022).

Pada 2020, pihak perusahaan telah mengumumkan akan berhenti menjual produk bayi di Amerika Serikat dan Kanada, dikarenakan turunnya permintaan setelah munculnya rentetan tuntutan hukum dari konsumennya.

Baca juga: Waspada 8 Faktor Risiko Kanker Paru Ini, dari Asbes hingga Radon

Sekitar 38.000 tuntutan hukum dilayangkan para konsumen dan penyintas, yang mengklaim produk bedak perusahaan ini menyebabkan kanker kontaminasi asbes, karsinogen yang diketahui.

Perusahaan membantah tuduhan tersebut, dengan menyebutkan pengujian ilmiah dan persetujuan peraturan selama beberapa dekade telah menunjukkan bedaknya aman dan bebas asbes.

Lantas, apa itu asbes karsinogenik?

Melansir American Cancer Society, asbes adalah sekelompok mineral yang terjadi secara alami sebagai bundel serat. Serat ini ditemukan di tanah dan bebatuan di banyak bagian di dunia.

Sebagian besar asbes terbuat dari silikon dan oksigen, tapi juga mengangdung unsur-unsur lain. Terdapat dua jenis utama yang telah dikaitkan dengan penyakit kanker, sebagai berikut:

  • Asbes chrysotile

Asbes chrysotile atau asbes putih adalah jenis asbes yang paling umum di dunia industri.

Menggunakan miskroskop, serat asbes chysotile membungkus dirinya sendiri dalam spiral, inilah sebabnya bentuk asbes ini disebut serpentin atau asbes keriting.

  • Asbes amphibole

Serat asbes amphibole lurus seperti jarum. Beberapa jenis serat amfibol seperti amosite (asbes coklat), crocidolite (asbes biru), tremolite, actionolite, dan anthophyllite.

Baca juga: Perjalanan Panjang Karsinogen dalam Ranitidin sampai Menjadi Kanker

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.