Kompas.com - 24/05/2022, 12:33 WIB

KOMPAS.com - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Mohammad Syahril, Sp.P, MPH, menyampaikan bahwa pemerintah belum akan melakukan karantina terhadap pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), yang berasal dari negara endemik maupun non-endemik cacar monyet.

"Belum ada rencana (karantina), kita lihat perkembangan yang mengarah ke sana. Untuk sementara ini tidak ya, ini kewaspadaan dulu, kehati-hatian dulu jangan terlalu panik. (Supaya) kita tidak terlalu cemas," ujar Syahril saat dihubungi Kompas.com, Selasa (24/5/2022).

Ia juga masih akan mengikuti perkembangan kebijakan karantina dari negara lain, seperti Eropa yang telah melaporkan kasus cacar monyet.

Sementara itu, dilansir dari CNBC, Senin (23/5/2022); Belgia menjadi negara pertama yang memberlakukan karantina wajib selama 21 hari bagi pasien cacar monyet.

Baca juga: Cacar Monyet Ditemukan di Belasan Negara, WHO Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Aturan karantina di Belgia hanya berlaku untuk pasien yang telah dikonfirmasi. Sementara itu, mereka yang melakukan kontak fisik dekat tidak diwajibkan untuk mengisolasi diri, tetapi diimbau untuk tetap waspada terutama jika bersentuhan dengan orang-orang yang rentan.

Pasalnya, penyakit endemik di sebagian wilayah Afrika ini sudah diidentifikasi di sejumlah negara. Organsasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat 92 temuan kasus cacar monyet, yang dikonfirmasi di 12 negara.

Bahkan, WHO memperkirakan bahwa penyakit cacar monyet akan semakin menyebar di banyak negara.

Cacar monyet belum ditemukan di Indonesia

Di sisi lain, Syahril mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada kasus cacar monyet yang teridentifikasi di Indonesia.

"Belum ada ya, masih kosong ya (kasus cacar monyet di Indonesia). Jadi kita masih memantau itu baru di 12 negara aja yang dilaporkan, dan kita memantau perkembangan di dunia untuk menjadi pembelajaran bagi kita," tuturnya.

Baca juga: WHO Sebut Cacar Monyet Tantangan Berat bagi Dunia, Kenapa?

Kendati belum ada kasus yang dikonfirmasi, Kemenkes tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya potensi penularan virus cacar monyet di Indonesia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.