Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/05/2022, 10:02 WIB
Mela Arnani,
Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas

Tim Redaksi

Sumber PAHO

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan peringatan terkait kasus hepatitis akut misterius yang parah yang belum diketahui penyebabnya. Kasus yang pertama kali terdeteksi di Inggris, laporan kasus hepatitis misterius pada anak ini terus berlanjut.

Penasihat untuk Pencegahan dan Pengendalian Hepatitis Virus di Pan American Health Organization (PAHO) Dr Leandro Soares Sereno memberikan sejumlah penjelasan mengenai penyakit ini, sebagai berikut:

1. Apa itu hepatitis akut?

Jawab: Hepatitis adalah penyakit peradangan hati. Ada etiologi atau penyebab yang berbeda peradangan ini seperti infeksi atau keracunan obat-obatan atau zat.

Virus yang paling umum bertanggung jawab atas infeksi ini yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E.

Saat peradangan terjadi sangat cepat dan tiba-tiba, maka inilah yang dimaksud hepatitis akut.

Dalam beberapa kasus, seperti pada hepatitis B, C, dan D, infeksi dapat menjadi kronis. Sejauh ini, penyebab dari hepatitis akut yang menyerang anak-anak belum diketahui secara pasti.

Baca juga: 7 Upaya Mencegah Hepatitis Akut Misterius, Apa Saja?

2. Mengapa wabah hepatitis anak dianggap tidak biasa? Apakah karena adenovirus?

Ini menjadi peristiwa yang tengah diselidiki lebih lanjut oleh WHO. Hingga kini, tes laboratorium mengecualikan kasus hepatitis virus yang diketahui.

Dalam banyak kasus, infeksi adenovirus terdeteksi pada anak-anak yang terkena, dan hubungan antara keduanya sedang diselidiki sebagai salah satu hipotesis untuk penyebab yang mendasarinya.

Adenovirus adalah virus umum yang dapat menyebabkan gejala pernapasan atau muntah dan diare. Secara umum, infeksi virus ini memiliki durasi terbatas dan tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

Namun, ada kasus yang jarang terjadi pada infeksi adenovirus parah seperti yang menyebabkan hepatitis pada pasien dengan gangguan sistem kekebalan atau transplantasi.

Baca juga: 3 Anak Diduga Meninggal akibat Hepatitis Akut Misterius, Apa Gejalanya?

3. Berapa banyak negara yang melaporkan kasus hepatitis yang tidak terkait dengan virus hepatitis A, B, C, D, dan E?

Sejauh ini belum dapat dikonfirmasi dengan pasti dikarenakan penyebab spesifiknya masih belum diketahui dan sedang diselidiki.

Kasus yang dilaporkan merujuk pada anak-anak dengan hepatitis akut parah, yang mana hepatitis A, B, C, D, atau E tidak teridentifikasi.

Merujuk hal tersebut, terdapat lebih dari 200 kasus telah dilaporkan dari 20 negara hingga 3 Mei 2022. Mayoritas kasus terjadi di Inggris, negara pertama yang melaporkan kasus ini ke WHO.

4. Bagaimana penilaian PAHO terhadap situasi ini?

Masih terbatasnya data membuat belum dapat ditentukan wabah atau bukan, dan saat ini risiko global dianggap rendah.

Baca juga: Bukan Hanya Hepatitis Akut, Apa Saja Macam Penyakit Hepatitis?

5. Apakah dapat dikaitkan dengan vaksin Covid-19?

Berdasarkan informasi sejauh ini, sebagian besar anak yang dilaporkan tidak menerima vaksin Covid-19, mengesampingkan hubungan antara kasus dan vaksinasi.

Dalam beberapa kasus, keberadaan virus SARS-CoV-2 terdeteksi dan ini adalah salah satu jalur penyelidikan bersama dengan yang lain seperti adenovirus.

6. Apa saja gejala hepatitis akut? Apakah bisa diobati?

Hepatitis akut memiliki gejala yang berbeda, yaitu gastrointestinal, seperti diare atau muntah, demam dan nyeri otot, tapi yang paling khas adalah penyakit kuning, di mana kulit dan bagian putih mata menjadi kuning.

Perawatan saat ini dilakukan untuk meringankan gejala, serta mengelola dan menstabilkan pasien jika kasusnya parah.

Rekomendasi pengobatan dapat disempurnakan setelah asal infeksi ditentukan.

7. Apa yang dapat dilakukan orang tua untuk melindungi anak?

Terpenting, perhatikan gejala seperti diare, muntah, atau tanda-tanda penyakit kuning.

Tindakan kebersihan dasar seperti mencuci tangan dan menerapkan etika batuk untuk mencegah infeksi sangat direkomendasikan.

Saat ini, negara-negara diimbau untuk tetap memantau kasus-kasus yang ada. Asal-usul kasus masih dalam studi.

Baca juga: WHO Konfirmasi Kematian Anak akibat Infeksi Hepatitis Akut yang Menyebar di Belasan Negara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber PAHO
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com