Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Atasi Bencana Alam akibat Cuaca Ekstrem, PBB Siapkan Sistem Peringatan Dini Global

Kompas.com - 25/03/2022, 07:02 WIB


KOMPAS.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tengah menyiapkan sistem peringatan dini di seluruh dunia, untuk mengatasi dampak dari bencana alam akibat cuaca ekstrem maupun perubahan iklim.

Pengembangan sistem peringatan dini tersebut, rencanya akan selesai dalam waktu lima tahun ke depan atau sekitar tahun 2027.

Pihaknya menyebut, upaya ini dilakukan untuk mendukung negara-negara yang tidak memiliki sistem peringatan dini bencana agar terlindungi dari dampak yang ditimbulkan.

Salah satu wilayah yang paling berisiko terdampak bencana tersebut adalah Afrika.

Namun, tidak semua negara di Afrika belum memiliki sistem peringatan dini, misalnya wilayah Afrika barat memiliki cakupan peringatan dini terbaik.

Sedangkan, negara-negara tertentu seperti Kenya dan Maroko memiliki layanan cuaca yang cukup memadai.

Baca juga: Bencana Alam Klimatologis: Pengertian, Jenis, dan Dampaknya

“PBB akan memulai langkah baru untuk memastikan setiap orang di Bumi dilindungi oleh sistem peringatan dini (bencana alam) dalam lima tahun,” ujar Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dilansir dar Science Alert, Kamis (24/3/2022).

PBB menjelaskan bahwa sistem peringatan dini bencana alam seperti banjir, kekeringan, gelombang panas, atau badai yang sesuai dapat membantu masyarakat mengetahui terjadinya cuaca yang dianggap berbahaya.

Sehingga, pemerintah setempat bisa menetapkan rencana yang harus dilakukan untuk meminimalkan dampak bencana alam.

“Kenaikan pemanasan global akan semakin meningkatkan frekuensi dan intensitas kejadian cuaca ekstrem. Sistem peringatan dini menyelamatkan nyawa. Mari kita pastikan ini bekerja untuk semua dunia," ungkap Guterres.

Adapun pengembangan dari sistem peringatan dini bencana alam akibat cuaca ekstrem ini ditaksir menelan biaya hingga 1,5 miliar dolar Amerika Serikat.

Meski terbilang berbiaya besar, PBB meyakinkan bahwa sistem peringatan dini cuaca dapat membantu menanggulangi bencana meteorologi.

Baca juga: Deretan Bencana Alam di Awal 2021, Walhi Desak Pemerintah Serius Pulihkan Lingkungan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+