Kompas.com - 24/03/2022, 17:30 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah telah memutuskan memperbolehkan kegiatan mudik Lebaran untuk masyarakat Indonesia tahun ini.

Mudik diperbolehkan dengan syarat pelaku perjalanan harus telah mendapatkan vaksin booster atau dosis lanjutan.

Seperti diketahui, izin ini diberikan setelah dua tahun pemerintah membatasi kegiatan mudik, sehingga antusiasme masyarakat terhadap hal ini juga tinggi.

Baca juga: Kapan Endemi Covid-19 di Indonesia? Ini Penjelasan IDI

Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman menjelaskan, seluruh pihak diminta tetap berhati-hati terhadap kondisi saat ini, dikarenakan situasinya tak berarti aman dari ancaman infeksi Covid-19.

Dicky mengaku, saat ini Indonesia memang berada dalam fase melandai setelah terjadi gelombang Omicron. Tapi perlu diingat bahwa tes positivity rate masih di atas 5 persen, dan ini harus diwaspadai.

“Juga kapasitas testing tracing kita menurun. Ini yang membuat kita harus hati-hati,” ujar dia saat dihubungi Kompas.com, Kamis (24/3/2022).

Sementara itu, modal imunitas dari hasil serologis juga belum dapat dipastikan berapa lama dapat bertahan. Hal-hal tersebut membuat masyarakat tidak lantas abai dalam menerapkan mitigasi, seperti tetap menerapkan protokol kesehatan.

Risiko pandemi belum berakhir

Dicky menegaskan, masyarakat harus memahami bahwa masih ada risiko, selama pandemi belum berakhir. Artinya, masih ada ancaman munculnya potensi varian baru dan gelombang berikutnya.

Terkait dengan mudik, pemerintah diminta untuk memperjelas aturannya, seperti menentukan kriteria orang yang diperbolehkan melakukan mudik.

“Harus jelas, aturannya harus jelas. Orang yang boleh mudik harusnya sudah divaksin penuh, tidak bergejala, tidak kontak erat, itu harus jelas,” tegas Dicky.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Berbagai Negara Melonjak, WHO: Pandemi Jauh dari Kata Selesai

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.