Kompas.com - 25/11/2021, 11:01 WIB
Seorang petugas medis sedang merawat pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Bukares, Romania, Senin (8/11/2021). Ratusan orang meninggal setiap hari selama dua bulan terakhir di Romania, salah satu negara dengan dampak Covid-19 terparah di Eropa, mengingat jumlah vaksinasi di Eropa Tengah dan Timur tidak sebanyak Eropa Barat. AP PHOTO/VADIM GHIRDASeorang petugas medis sedang merawat pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Bukares, Romania, Senin (8/11/2021). Ratusan orang meninggal setiap hari selama dua bulan terakhir di Romania, salah satu negara dengan dampak Covid-19 terparah di Eropa, mengingat jumlah vaksinasi di Eropa Tengah dan Timur tidak sebanyak Eropa Barat.

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan, akan ada 700.000 kematian baru di Eropa dan sebagian Asia akibat Covid-19 pada Maret tahun depan.

Jumlah itu akan membuat total kematian di 53 negara di zona yang dikategorikan WHO sebagai kawasan Eropa tersebut melampaui 1,5 juta jiwa.

Kematian terkait Covid yang dikonfirmasi baru-baru ini di kawasan itu berlipat ganda menjadi hampir 4.200 sehari, tambahnya.

WHO juga memperingatkan akan adanya "stres tinggi atau ekstrem" di unit perawatan intensif rumah sakit di 49 negara kawasan itu pada Maret 2022.

Baca juga: WHO Sebut Eropa Pusat Pandemi Baru, Apa Alasannya?

Peringatan ini muncul saat sejumlah negara Eropa menggencarkan vaksinasi sambil menerapkan pembatasan-pembatasan baru, yang mengundang aksi protes dan kerusuhan seperti yang terjadi di Belanda dan Belgia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tingkat infeksi telah meningkat tajam di benua itu.

Sebelumnya, pada Sabtu pekan lalu direktur regional WHO Dr Hans Kluge mengatakan kepada BBC bahwa setengah juta kematian bisa terjadi pada musim semi tahun depan, kecuali langkah pengendalian lebih diperketat lagi di seluruh Eropa - seperti vaksinasi, memakai masker dan penerapan syarat sertifikasi vaksin covid di tempat-tempat umum.

Austria kembali menerapkan karantina nasional atau lockdown penuh ketika gelombang protes terhadap pembatasan baru untuk mengekang infeksi Covid-19 menyebar ke seluruh Eropa.

Sejak Minggu tengah malam waktu setempat, warga Austria diminta untuk bekerja dari rumah dan toko-toko yang tidak penting ditutup.

Tetangga Austria, Jerman, mengeluarkan peringatan keras kepada warganya agar segera divaksin saat tingkat infeksi Covid-19 di gelombang keempat terus bertambah

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.