Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/09/2021, 19:03 WIB


KOMPAS.com - Post covid syndrome merupakan kondisi fisik atau gejala yang dirasakan setelah dinyatakan sembuh atau negatif dari Covid-19.

Hal ini menjadi pembahasan penting karena gejala post covid syndrome dirasakan oleh sebagian besar orang yang telah sembuh dari covid.

Adapun 5 gejala post covid syndrome yang paling sering dirasakan adalah sebagai berikut. 

  1. Fatigue atau kelelahan, dialami oleh 58 persen dari total keseluruhan gejala lain.
  2. Sakit kepala yang menunjukkan angka sebesar 44 persen pada meta-analisis. 
  3. Gangguan atensi atau sering kehilangan fokus sebesar 27 persen
  4. Hair loss atau rambut rontok dengan angka sebesar 25 persen.
  5. Dyspnea atau sesak nafas yang menunjukkan angka sebesar 24 persen.

Menurut dr. Wirawan, gejala rambut rontok cukup banyak dialami oleh pasien, meskipun berada di urutan keempat terbanyak.

"Banyak pasien yang mengataan bahwa 'wah rambut saya rontok bisa sehari segenggam' tidak peduli laki-laki atau perempuan," ujar dr. Wirawan Hambali, Sp. PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, pada webinar bertajuk Kenali Post-Covid-19 Syndome oleh RSPI Group, hari Selasa (29/9/2021).

Baca juga: Beda Gejala Covid-19 dari Strain Awal, Varian Alpha, Beta, dan Delta

 

Namun selain gejala klinis post covid syndrom, terdapat juga gejala laboratoris. Gejala laboratoris ditandai dengan hasil rontgen atau x-ray yang masih belum normal setelah dinyatakan negatif dari Covid-19.

Melanjutkan penjelasan terkait gejala post covid syndrome, dr Wirawan juga menjabarkan gejala secara spesifik pada sistem pernapasan.

Gejala spesifik pada sistem pernapasan tersebut berupa batuk, rasa tidak nyaman di dada hingga penurunan kapasitas paru.

Penurunan kapasitas paru ini bisa ditandai dengan perbandingan kondisi sebelum terkena Covid-19 yang mampu naik 2 tangga sekaligus tetapi setelah Covid-19 merasa kelelahan bahkan hanya untuk menaiki 1 tangga saja.

Baca juga: 5 Gejala Covid-19 Pada Orang yang Sudah Vaksin Lengkap, Baru Disuntik 1 Dosis, dan Tidak Divaksin

 

Kemudian pada sistem kardiovaskular bisa berupa aritmia atau gangguan irama jantung dan miokarditis atau peregangan pada selaput otot jantung.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+