Kompas.com - 21/08/2021, 18:02 WIB
Ilustrasi kucing. UNSPLASH/ANDREA CARAMELLOIlustrasi kucing.
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Kucing merupakan hewan yang pandai menyembunyikan penyakit dan cedera sehingga para pemilik hewan berbulu ini harus ekstra memperhatikan kesehatannya.

Dalam hal buang air besar, konsistensi, warna, dan frekuensi adalah fakt0r-faktor yang perlu diperhatikan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan pada kucing.

Salah satu masalah buang air besar yang kerap dialami kucing adalah mencret atau diare. Berikut adalah penjelasan mengenai diare pada kucing, dilansir dari PetMD.

Apakah normal jika kucing mencret?

Kucing yang mencret merupakan gejala umum dari banyak penyakit dan bukanlah kondisi yang normal.

Anak kucing, kucing dewasa, kucing hamil, atau kucing dengan penyakit kronis berisiko mengalami masalah serius jika terserang diare dan tak kunjung diobati.

Baca juga: Ahli Jelaskan Alasan Kucing Takut pada Mentimun

Jika kucing mencret terus-menerus selama lebih dari 24 jam, segera cari perawatan medis untuk menanganinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Konsisten tinja dapat menjadi indikasi tingkat keparahan diare. Kucing mencret mengeluarkan tinja yang cair sehingga dikhawatirkan mengalami dehidrasi dan kekurangan gizi dalam waktu cepat.

Penyebab kucing mencret

Diare pada kucing bisa disebabkan oleh banyak faktor. Penyebabnya dapat dikategorikan menjadi dua jenis, yakni penyebab diare akut dan diare kronis.

Diare akut adalah diare yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak berlangsung lama, sedangkan diare kronis adalah diare yang berlangsung selama dua hingga tiga minggu atau lebih.

Penyebab diare akut pada kucing

1. Infeksi parasit, protozoa, bakteri, jamur, atau virus

2. Peradangan seperti alergi makanan

Baca juga: 10 Kucing Hutan di Indonesia, Sebagian Besar Terancam Punah

3. Metabolik atau endokrin seperti diabetes atau hipertiroidisme

4. Bersifat kanker

5. Keracunan

Perubahan pola makan yang tiba-tiba juga dapat menyebabkan kucing mencret. Penting untuk memastikan bahwa makanan kucing diberikan secara perlahan.

Makanan baru dapat menyebabkan kucing diare, jika terkontaminasi dan diberikan secara tiba-tiba.

Penyebab diare kronis pada kucing

1. Infeksi resisten

2. Penyakit radang kronis

3. Penyakit metabolik atau endokrin

4. Penyakit bawaan

5. Kanker

Baca juga: 6 Makanan Manusia yang Aman untuk Kucing

Diare kronis perlu mendapatkan perhatian khusus karena komplikasinya dapat mengancam nyawa kucing.

Jika kondisi kucing tidak membaik setelah ia mendapatkan perawatan selama dua hingga tiga hari, hubungi dokter hewan untuk memeriksa kemungkinan adanya komplikasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.