Kompas.com - 18/07/2021, 13:00 WIB

KOMPAS.com - Indonesia sudah mengadakan program vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun. Namun untuk anak di bawah usia 12 tahun masih menunggu.

Lantas, kenapa belum ada vaksin untuk anak padahal terdapat peningkatan kasus Covid-19 pada anak-anak?

Dilansir dari CNN, Kamis (15/7/2021), vaksin Covid-19 untuk anak di bawah usia 12 tahun baru akan tersedia beberapa bulan atau bisa lebih lama.

Meski vaksin Covid-19 sudah tersedia untuk orang dewasa, tapi dosis tersebut tidak bisa dengan mudah diberikan untuk anak kecil.

Baca juga: CDC: Vaksin Covid-19 Mungkin Tidak Melindungi Orang dengan Gangguan Kekebalan

"Saya memahami kekhawatiran orangtua yang menginginkan anak-anak mereka divaksinasi. Namun kami harus memastikan bahwa kami melakukan yang terbaik dan teraman untuk anak-anak," kata Dr. Chip Walter, seorang dokter anak di Duke University dan seorang penyelidik untuk uji coba Pfizer.

Kapan anak di bawah 12 tahun bisa divaksin?

Studi vaksin Pfizer mendaftarkan lebih dari 4.600 anak dalam tiga kelompok usia yakni usia 5 hingga 11 tahun, 2 hingga 5 tahun, dan bayi 6 bulan sampai 2 tahun.

"Hasil uji klinik untuk anak-anak berusia 5 hingga 11 tahun mungkin muncul sekitar bulan September dan tergantung pada temuan," kata juru bicara perusahaan Pfizer kepada CNN.

Setelah hasil uji klinik keluar, mereka akan berusaha meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS untuk menerbitkan izin penggunaan darurat (EUA) vaksin di bulan yang sama.

Hasil uji klinik untuk anak berusia 2 hingga 5 tahun mungkin dapat diperoleh setelah data 5-11 tahun.

Untuk bayi 6 bulan hingga 2 tahun, Pfizer mengatakan hasilnya mungkin bisa diperoleh pada bulan Oktober atau November. Dan segera setelah itu Pfizer akan meminta FDA untuk menerbitkan izin penggunaan darurat.

Pertimbangan penggunaan darurat oleh FDA dapat memakan waktu beberapa minggu, yang berarti vaksin untuk anak-anak kecil kemungkinan tidak akan tersedia sampai akhir tahun atau awal tahun depan.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Penyakit Hepatitis yang Ada di Indonesia: Hepatitis A, B, C, D dan E

Mengenal Penyakit Hepatitis yang Ada di Indonesia: Hepatitis A, B, C, D dan E

Oh Begitu
Temuan Guci di Bawah Laut Ungkap Praktik Pembuatan Anggur Zaman Romawi

Temuan Guci di Bawah Laut Ungkap Praktik Pembuatan Anggur Zaman Romawi

Oh Begitu
Piramida Biomassa, Piramida Brdasarkan Ukuran Tubuh Organisme

Piramida Biomassa, Piramida Brdasarkan Ukuran Tubuh Organisme

Prof Cilik
Bob Tutupoly Meninggal Dunia, Simak Gejala, Penyebab hingga Pencegahan Stroke

Bob Tutupoly Meninggal Dunia, Simak Gejala, Penyebab hingga Pencegahan Stroke

Oh Begitu
Jadi Syarat Perjalanan, Kenali 6 Vaksin Booster dan Efek Sampingnya

Jadi Syarat Perjalanan, Kenali 6 Vaksin Booster dan Efek Sampingnya

Oh Begitu
Letusan Gunung Tonga Catat Rekor Gelombang Atmosfer Tercepat

Letusan Gunung Tonga Catat Rekor Gelombang Atmosfer Tercepat

Fenomena
Spesies Baru Bunga Teratai Air Raksasa Ini Terbesar di Dunia

Spesies Baru Bunga Teratai Air Raksasa Ini Terbesar di Dunia

Fenomena
Fakta Vaksin Cansino, dari Soal Sel Ginjal Embrio Manusia hingga KIPI

Fakta Vaksin Cansino, dari Soal Sel Ginjal Embrio Manusia hingga KIPI

Oh Begitu
8 Obat Luka Biar Cepat Sembuh yang Mudah Ditemukan di Apotek

8 Obat Luka Biar Cepat Sembuh yang Mudah Ditemukan di Apotek

Kita
Mengenal Hernia atau Turun Berok yang Diderita Ayah Ayu Ting Ting

Mengenal Hernia atau Turun Berok yang Diderita Ayah Ayu Ting Ting

Oh Begitu
Banjir di Kalimantan Selatan, Begini Analisis BMKG

Banjir di Kalimantan Selatan, Begini Analisis BMKG

Fenomena
7 Manfaat Beras Merah bagi Kesehatan, Cocok untuk Diet dan Penderita Diabetes

7 Manfaat Beras Merah bagi Kesehatan, Cocok untuk Diet dan Penderita Diabetes

Oh Begitu
Perubahan Iklim Tingkatkan Kemungkinan Kebakaran Hutan Secara Global

Perubahan Iklim Tingkatkan Kemungkinan Kebakaran Hutan Secara Global

Oh Begitu
Sejarah dan Asal-usul Nama Samarinda, Berawal dari Sama dan Rendah

Sejarah dan Asal-usul Nama Samarinda, Berawal dari Sama dan Rendah

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Vaksin Cansino Mengandung Ginjal Embrio Bayi | Kepadatan Tulang Astronot Menurun | Parade 5 Planet Juni

[POPULER SAINS] Vaksin Cansino Mengandung Ginjal Embrio Bayi | Kepadatan Tulang Astronot Menurun | Parade 5 Planet Juni

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.