Kompas.com - 01/04/2021, 19:03 WIB
Ilustrasi gempa bumi ShutterstockIlustrasi gempa bumi

KOMPAS.com - Gempa bumi tektonik bermagnitudo M 5,5 mengguncang wilayah Kepulauan Talaud sore ini pukul 17.12 WIB, Kamis (1/4/2021).

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, bahwa episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 3,53 LU dan 126,70 BT.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno MSi mengatakan, bahwa lokasi gempa bumi ini berada di laut pada jarak 62 kilometer arah Selatan Kota Melonguane, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara pada kedalaman 80 kilometer.

Baca juga: Gempa Hari Ini: M 5,2 Guncang Bengkulu Terasa hingga Sumatera Selatan

Kendati lokasi gempa bumi ini berada di laut, tetapi hasil pemodelan BMKG tidak menunjukkan adanya potensi tsunami.

Ia berkata, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Sangihe-Talaud.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike slip)," kata Bambang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bambang menyebutkan, getaran akibat guncangan gempa bumi ini dirasakan di Tahuna dan Siau dengan skala intensitas II MMI. Di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," kata dia.

Sementara itu, hasil monitoring BMKG hingga pukul 17.40 WIB, Kamis (1/4/2021) belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.

Namun, masyarakat diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa dan  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa, yang membahayakan kestabilan bangunan, sebelum Anda kembali kedalam rumah.

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ucap dia.

Baca juga: 4 Fakta Suara Dentuman di Malang, Tak Ada Asteroid Jatuh dan Bukan Gempa Bumi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.