Kompas.com - 29/03/2021, 19:02 WIB
Fase Gerhana Matahari Total terlihat di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (9/3/2016). KOMPAS / YUNIADHI AGUNGFase Gerhana Matahari Total terlihat di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (9/3/2016).


KOMPAS.com- Gerhana Matahari adalah salah satu fenomena alam yang selalu menarik perhatian masyarakat. Ada dua jenis gerhana matahari yang dianggap paling spesial, yakni gerhana matahari total dan gerhana matahari cincin.

Apa itu gerhana matahari?

Pada dasarnya, gerhana matahari adalah fenomena optik yang terjadi saat bulan berada di antara Bumi dan Matahari, kemudian bulan membayangi Bumi.

Dikutip dari Space, Senin (29/3/2021), gerhana matahari hanya dapat terjadi pada fase bulan baru, saat bulan melintas tepat di antara matahari dan bumi, dan bayangannya jatuh ke permukaan Bumi.

Ada beberapa jenis gerhana matahari dan selalu menjadi fenomena menarik. Di antaranya gerhana matahari total (GMT) dan gerhana matahari cincin (GMC).

Baca juga: Bagaimana Fenomena Gerhana Matahari Total Itu Terjadi?

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Lantas, apa perbedaan gerhana matahari total dan gerhana matahari cincin?

Proses terjadinya gerhana matahari, baik yang menjadi gerhana matahari total maupun gerhana matahari cincin, bergantung pada beberapa faktor.

1. Gerhana Matahari Total

Gerhana matahari total adalah salah satu fenomena langit yang jarang terjadi. Kehadiran gerhana matahari tak heran selalu dianggap spesial.

Saat gerhana ini terjadi, diameter matahari 864.000 mil sepenuhnya 400 kali lebih besar dari satelit Bumi, Bulan, yang hanya berukuran sekitar 2.160 mil.

Baca juga: Gerhana Matahari Cincin 21 Juni 2020, Bagaimana Bisa Terjadi?

 

Akan tetapi bulan juga kebetulan akan berada sekitar 400 kali lebih dekat ke Bumi daripada matahari, rasionya bervariasi karena kedua orbit elips.

Sebagai akibatnya, ketika bidang orbit berpotongan dan jaraknya sejajar, maka bulan baru dapat tampak sepenuhnya, dan menutup piringan matahari.

Sebenarnya ada dua jenis bayangan atau umbra, yakni bagian bayangan di mana semua sinar matahari terhalangi. Umbra berbentuk kerucut gelap dan ramping, dikelilingi oleh penumbra, sebuah bayangan berbentuk corong yang lebih terang di mana sebagian sinar matahari terhalang.

Seperti diberitakan Kompas.com, Senin (14/12/2020), fenomena gerhana matahari total terjadi bergantung pada jarak antara ketiga objek, yakni Bumi, bergerak dalam orbit elips mengelilingi Matahari, dan Bulan bergerak dalam orbit elips mengelilingi Bumi, sehingga jarak antara benda-benda langit ini berubah.

Baca juga: Waktu Terjadi Gerhana Matahari Sebagian 21 Juni 2020 Bervariasi, Kok Bisa?

Halaman:


Sumber Space
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X