Kompas.com - 18/03/2021, 12:32 WIB

KOMPAS.com - Selain tanaman hias, saat ini tanaman porang juga digandrungi petani karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Dalam pemberitaan Kompas.com edisi 29 Juli 2020, disebutkan bahwa umbi porang memiliki pasar ekspor seperti Jepang, China, Taiwan, Vietnam, Australia, dan Korea.

Di pasar ekspor, umbi porang yang diolah menjadi tepung memiliki nilai jual tinggi.

Lantas, apa sih tanaman porang itu?

Baca juga: Seri Budidaya Nusantara: Cara Merawat Tanaman Hias Janda Bolong

Tanaman porang dan habitatnya

Dilansir situs resmi Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, perkebunan.litbang.pertanian.go.id, tanaman porang termasuk tanaman iles-iles.

Tanaman porang (Amorphophallus oncophyllus muelleri Blume) merupakan umbi-umbian yang termasuk dalam famili Areaceae dan umumnya tumbuh di hutan.

Di alam, tanaman yang sering dianggap sebagai tanaman liar oleh masyarakat ini tumbuh di bawah tegakan tanaman seperti jati, mahoni, sono keling dan sengon dengan intensitas sinar matahari 40 persen.

Umbi porang memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena mengandung glukomanan yang baik untuk kesehatan dan dapat dengan mudah diolah menjadi bahan pangan dan industri farmasi.

Oleh karena itu, masyarakat atau petani yang tinggal di kawasan hutan banyak yang mulai membudidayakan tanaman porang.

Disebutkan laporan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan yang terbit April 2020, tanaman porang dapat tumbuh dengan baik pada pH 6-7 dan sangat baik jika ditanam pada ketinggian 100-600 meter di atas permukaan laut (m dpl).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.