Kompas.com - 31/12/2020, 10:02 WIB
Ilustrasi berang-berang laut, dunia satwa, satwa liar. PixabayIlustrasi berang-berang laut, dunia satwa, satwa liar.


KOMPAS.com- Meski peneliti tak henti-hentinya melakukan studi, namun nyatanya dunia satwa masih menyimpan banyak hal yang belum terungkap.

Sepanjang tahun 2020 ini saja, peneliti berhasil menemukan beberapa temuan menarik di dunia hewan yang cukup mengejutkan. Beberapa mungkin bakal bikin Anda mengernyitkan dahi atau geleng-geleng kepala.

Sudah siap? Mari kita kilas balik penemuan tak terduga dunia satwa.

1. Berang-berang makan jantung dan hati hiu

Meski masuk golongan karnivora, namun sepertinya tak ada yang menyangka jika berang-berang mau menyantap jantung dan hati hiu. Temuan ini dlaporkan pada akhir Oktober lalu.

Baca juga: Kutub Utara Menghangat, Perilaku Satwa Liar Mulai Berubah

 

Peristiwa itu terungkap saat kamera jebak berhasil menangkap perilaku tak biasa berang-berang.

Video rekaman memperlihatkan berang-berang memakan organ-organ hiu, termasuk di antaranya jantung, hati, dan bahkan organ reproduksi hiu jantan.

Alison Kock, ahli biologi kelautan Taman Nasional Afrika Selatan menyebut kalau perilaku terjadi saat stok makanan di sekitar berang-berang itu berlimpah. Dalam kasus ini, hiu merupakan salah satu spesies yang paling melimpah.

Baca juga: Kamasutra Satwa: Punya Penis Panjang, Keong Ratu Jantan Terancam Saat Kawin

 

2. Kelelawar lakukan social distancing saat sakit

Saat manusia meributkan soal pentingnya social distancing di masa pandemi ini. Jaga jarak ternyata sudah dilakukan jauh-jauh hari oleh kelelawar.

Peneliti menemukan perilaku satwa liar itu saat melakukan studi pada sekelompok kelelawar vampir (Desmodus rotundus) liar.

Temuan yang dilaporkan di Behavorial Ecology ini mengungkap kelelawar sakit secara alami akan mengubah perilakunya dengan kelelawar yang sehat. Dengan perilaku itu, kelelawar yang juga hewan sosial ini dapat mengurangi penyebaran.

Perang luwak diawali oleh betina. Penelitian menunjukkan jika perilaku satwa itu dilakukan untuk mencari jantan.iflscience Perang luwak diawali oleh betina. Penelitian menunjukkan jika perilaku satwa itu dilakukan untuk mencari jantan.

3. Luwak betina tawuran demi dapatkan jantan

Persaingan tak terbatas pada manusia saja. Studi peneliti Universitas Exeter dan Universitas Cambridge terhadap perilaku luwak berpita Uganda menemukan fakta menarik.

Mereka dikatahui rela berkelahi dengan kawanan luwak lain untuk mencari pasangan. Perkelahian bahkan dapat berujung pada cedera dan kematian.

Saat kekacauan perang tengah terjadi, si betina pun dengan leluasa mengambil keuntungn untuk kawin dengan jantan dari kelompok sebelah.

Strategi kawin anarkis ini menurut peneliti dianggap sebagai bentuk melestarikan keragaman genetik. Sebab luwak betina sangat jarang meninggalkan kelompok mereka sejak dilahirkan.

Baca juga: Halalkan Segara Cara, Luwak Betina Rela Perang Demi Dapat Jodoh

 

4. Gas tawa penguin bikin peneliti mabuk

Saat sedang melakukan studi penguin raja dan pencairan gletser di Antartika, peneliti menemukan hal yang tak terduga. Saat berada di tengah kotoran penguin, salah satu peneliti tiba-tiba tertawa cekikkan, pusing, dan merasa sakit kepala.

Dari kejadian itu, peneliti akhirnya mengetahui jika kotoran penguin menghasilkan dinitrogen oksida alias gas tawa. Gas ini biasanya digunakan untuk keperluan medis.

Penguin dapat memproduksi gas tawa lantaran makanan yang mereka konsumsi, seperti krill dan berbagai jenis ikan dengan kandungan kadar nitrogen tinggi.

Seekor panda tertangkap kamera bergulung di atas kotoran kuda. IFLSCIENCE/Fuwen Wei Seekor panda tertangkap kamera bergulung di atas kotoran kuda.

5. Sisi lain Panda yang menggemaskan

Ungkapan tak kenal maka tak sayang mungkin ada benarnya juga jika membahas panda.

Selama ini kita melihat panda sebagai hewan yang lucu dan menggemaskan. Tapi tunggu saat menyaksikan kehidupan di alam liar.

Saat musim kawin, panda ternyata menunjukkan sisi agresif yang tak diketahui sebelumnya. Panda akan menggeram ganas, berkompetisi untuk memperebutkan betina.

Tak jarang, perkelahian juga terjadi di antara pejantan lain yang mengincar betina yang sama.

Baca juga: Perilaku Aneh Panda Lumuri Kotoran Kuda di Tubuhnya, Apa Alasannya?

 

Selain sisi agresif itu, panda juga punya perilaku aneh yang terungkap lewat pengamatan di wilayah Qinling.

Hewan endemik China ini tertangkap kamera berguling-guling di atas kotoran kuda dan mengusapkan pada tubuh mereka sendiri.

Perilaku cukup aneh mengingat mamalia jarang tertarik pada kotoran.

Setelah dianalisis, peneliti menyebut jika dengan mengusap kotoran kuda jadi bagian strategi bertahan hidup satwa menggemaskan ini, yakni untuk mempertahankan tubuh tetap hangat. Unik bukan?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X