Masih Sepupu Manusia, Ditemukan Kerangka Manusia Purba Berusia 2 Juta Tahun

Kompas.com - 26/11/2020, 10:02 WIB
Kerangka Paranthropus robustus, manusia purba yang ditemukan di Afrika Selatan. La Trobe University/IFLSCIENCEKerangka Paranthropus robustus, manusia purba yang ditemukan di Afrika Selatan.


KOMPAS.com- Peneliti menemukan fosil kerangka manusia purba berusia 2 juta tahun di kedalaman gua di Afrika Selatan.

Tengkorak berjenis kelamin pria itu menurut peneliti merupakan milik kerabat manusia yang telah punah, dikenal sebagai Paranthropus robustus.

Seperti dikutip dari IFL Science, Rabu (25/11/2020) fosil manusia purba yang hidup di sekitar ujung Afrika sekitar 2 juta tahun lalu itu adalah fosil spesies Paranthropus robustus dengan kondisi paling baik yang pernah ditemukan.

Rangka manusia purba pertama kali ditemukan pada tahun 2018 oleh para peneliti dari Departemen Arkeologi Universitas La Trobe, Australia selama penggalian di Drimolen Main Quarry di utara Johannesburg, Afrika Selatan.

Baca juga: Makam Anak dan Jejak Perjalanan Manusia Purba di Pulau Alor

 

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Ecology & Evolution ini merupakan temuan penting bagi ilmu pengetahuan.

Pasalnya, peneliti akhirnya dapat memberikan wawasan baru mengenai spesies manusia purba misterius itu.

Seperti misalnya, peneliti menyebut jika fosil Paranthropus robustus ternyata hidup pada waktu yang sama dengan nenek moyang langsung manusia, yakni Homo erectus.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kedua spesies manusia purba tersebut berbagi lanskap dan waktu yang sama pula sekitar 2 juta tahun yang lalu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Hari Ini: M 5,3 Guncang Laut Banda Dipicu Aktivitas Subduksi

Gempa Hari Ini: M 5,3 Guncang Laut Banda Dipicu Aktivitas Subduksi

Fenomena
Sistem Kekebalan Tubuh dapat Mengingat Virus Corona Selama 6 Bulan

Sistem Kekebalan Tubuh dapat Mengingat Virus Corona Selama 6 Bulan

Oh Begitu
Selain Risiko Kematian, Pasien Covid-19 Dihantui Gejala Menetap

Selain Risiko Kematian, Pasien Covid-19 Dihantui Gejala Menetap

Oh Begitu
Lapan: Berkurangnya Area Hutan Picu Banjir Kalimantan Selatan

Lapan: Berkurangnya Area Hutan Picu Banjir Kalimantan Selatan

Oh Begitu
Kena Cahaya Bulan, Tubuh Tokek Gurun Ini Jadi Hijau Neon

Kena Cahaya Bulan, Tubuh Tokek Gurun Ini Jadi Hijau Neon

Fenomena
CDC: Varian Baru Virus Corona Inggris Mungkin Mendominasi pada Maret

CDC: Varian Baru Virus Corona Inggris Mungkin Mendominasi pada Maret

Oh Begitu
Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Oh Begitu
9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

Oh Begitu
BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Fenomena
Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Fenomena
[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

Fenomena
NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

Fenomena
Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Fenomena
komentar
Close Ads X