Hari Osteoporosis Sedunia, Bagaimana Cara Mencegah Tulang Rapuh dan Patah?

Kompas.com - 20/10/2020, 19:06 WIB
Ilustrasi osteoporosis, kualitas tulang menurun pada lansia. ShutterstockIlustrasi osteoporosis, kualitas tulang menurun pada lansia.

KOMPAS.com - Tahukah Anda bahwa berdasarkan data International Osteoporosis Foundation, satu dari tiga wanita berusia di atas 50 tahun dan satu dari lima pria di atas 50 tahun berisiko mengalami patah tulang akibat osteoporosis.

Bahkan setiap tiga detik, terjadi patah tulang akibat osteoporosis.

Hal ini diungkapkan oleh DR. dr. Fiastuti Witjaksono, MKM, MS, Sp.GK-K, Ketua Umum Pengurus Besar PEROSI dalam acara "Love Your Bones, Protect Your Future" yang diadakan di akun Instagram Anlene Indonesia untuk merayakan Hari Osteoporosis Sedunia (20/10/2020).

Dokter Fiastuti menjelaskan bahwa osteoporosis adalah penyakit pada tulang di mana kepadatan dan kualitas tulang berkurang dan berisiko patah.

Baca juga: Osteoporosis di Rongga Mulut Meningkat pada Lansia Perempuan, Ini Penyebabnya

Bagian-bagian tulang yang paling berisiko di antaranya adalah bagian pergelangan tangan, pangkal paha, dan yang paling sering tulang belakang bagian bawah.

"Osteoporosis perlu diwaspadai karena dapat terjadi tanpa gejala hingga terjadi patah tulang, sehingga disebut dengan ‘silent disease’," ujarnya.

Lantas, bagaimana cara mencegah osteoporosis?

Disampaikan oleh dokter Fiastuti, kunci dari mencegah osteoporosis adalah dengan gaya hidup sehat dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Upaya ini harus dilakukan sedini mungkin tanpa perlu menunggu munculnya gejala osteoporosis.

Nutrisi yang paling penting untuk mencegah osteoporosis adalah protein, kalsium dan vitamin D yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot. Semuanya bisa didapatkan dari makanan dan minuman sehari-hari.

Baca juga: Harus Makan Apa Supaya Terhindar dari Osteoporosis?

Protein tinggi bisa didapatkan dari daging ayam dan telur. Sementara itu, susu, yogurt dan ikan yang bersama dengan tulangnya seperti teri dan ikan bandeng duri lunak adalah beberapa sumber kalsium tinggi. Bila Anda vegetarian, protein dan kalsium bisa didapatkan dari tahu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X