Kompas.com - 01/10/2020, 09:01 WIB
Ilustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19 ShutterstockIlustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19

KOMPAS.com - Perusahaan farmasi Korea Selatan, Daewoong Pharmaceutical menginvestasikan Rp 127 triliun untuk mengembangkan tiga jenis perawatan Covid-19.

Pengobatan ini diperkirakan selesai pada 2021 dan akan didistibusikan ke lembaga medis atau kesehata, termasuk Indonesia.

Berangkat dari jumlah kasus Covid-19 yang terus bertambah dan angka kematian yang mencapai lebih dari satu juta orang di seluruh dunia, perusahaan ini tergerak mengembangkan perawatan yang efektif.

Sengho Jeon, CEO Daewoong Pharmaceutical berkata ada tiga jenis perawatan yang dikembangkan, yakni Camostat, Niclosamide (DWRX2003), dan perawatan sel punca (DWP710).

Baca juga: Setelah Kena Covid-19, Apa Saja Dampak Virus Corona pada Tubuh?

"(Ketiga perawatan ini) secara bersamaan untuk menyediakan pilihan tindakan yang dapat dilakukan tenaga kesehatan yang dapat disesuaikan dengan kondisi pasien," kata Sengho Jeon dalam acara konferensi pers secara virtual yang dilakukan Selasa (29/9/2020).

Pihaknya mengembangkan tiga jenis perawatan Covid-19 tersebut dengan memanfaatkan teknologi dan kemampuan R&D perusahaan dalam rangka mengatasi pandemi dengan cepat dan menyediakan solusi bagi lembaga kesehatan.

Daewoong Pharmaceutical pun berencana mengembangkan perawatan berdasar kondisi pernapasan pasien Covid-19 yang beragam.

Mulai dari untuk yang kesulitan bernapas, baik yang ringan, sedang, parang, dan akut.

Mereka juga ingin menyediakan perawatan kesehatan yang mempertimbangkan kemudahan pemberian obat oral dan injeksi.

Pengembangan perawatan

Seperti disebutkan di atas, ada tiga jenis perawatan yang tengah dikembangkan Daewoong Pharmaceutical, yakni perawatan Camostat, DWRX2003, dan sel punca DWP710.

Ilustrasi 3D virus corona yang menyebabkan Covid-19SHUTTERSTOCK/CORONA BOREALIS STUDIO Ilustrasi 3D virus corona yang menyebabkan Covid-19

Berikut penjelasan masing-masing:

1. Camostat

Daewoong Pharmaceutical mengembangkan perawatan Covid-19 menggunakan bahan-bahan Camostat.

Produk berbahan Camostat telah dipasarkan sejak tahun 2012 dan berfungsi sebagai pengobatan pankreatitis.

Mempertimbangkan cara kerjanya, produk ini diharapkan efektif dalam merawat pasien bergejala ringan dan sedang, yang melingkupi 80 persen dari seluruh pasien Covid-19.

Sebagai obat oral, produk berbahan Camostat dapat diresepkan dan dilakukan di mana saja sehingga pasien tidak perlu dirawat inap.

Saat ini pengobatan tersebut sedang menjalani uji klinis fase 2 di Meksiko dan Korea.

2. DWRX2003

Sementara untuk DWRX2003 merupakan perawatan yang menggunakan Niclosamide dengan komponen anthelmintik.

Produk inovatif ini menggunakan teknologi IM Depot Injection, teknologi unggulan yang dikembangkan di Daewoong Pharmaceutical.

Berdasarkan penelitian, Niclosamide telah terbukti memiliki efek antivirus yang lebih unggul dibandingkan dengan remdesivir atau chloroquine. Namun efektivitasnya (drug bioavailability) dapat menurun apabila diberikan sebagai obat oral.

"DWRX2003 dari Daewoong Pharmaceutical dikembangkan untuk menggantikan obat oral dengan menggunakan teknologi Depot Injection sehingga tingkat efektivitasnya (drug bioavailability) dapat ditingkatkan secara optimal," kata Sengho Jeon.

Saat ini uji klinis fase 1 untuk DWRX2003 telah diajukan di Korea, India, dan Filipina. Uji klinis dilakukan kepada orang yang sehat dan pasien.

3. Sel punca DWP710

Perawatan sel punca "DWP710" juga sedang dikembangkan untuk perawatan "Sindrom Gangguan Pernapasan Akut (ARDS) dengan tingkat kematian pasien COVID-19 sebesar 40 persen.

Uji klinis Fase 1 sedang dilakukan di Indonesia untuk mengatasi gejala dispnea dan mengurangi tingkat kematian dengan efek kekebalan dan mengendalikan inflamasi pada pasien dengan menggunakan sel punca.

Baca juga: Gejala Baru Virus Corona, Benjolan Kecil di Lidah Bisa Jadi Covid-19

Untuk perawatan berbasis sel punca, Daewoong Pharmaceutical akan menyelesaikan uji klinis dan mendapatkan persetujuan Izin Penggunaan Darurat (EUA) tahun depan dan menyediakannya untuk masyarakat Indonesia.

“Kami akan berhasil mengembangkan pengobatan perawatan Covid-19 dengan memanfaatkan kemampuan Daewoong Pharmaceutical dan atas dukungan pemerintah kami berupaya menormalkan perekonomian Indonesia dan melindungi masyarakat dari ancaman Covid-19," kata Sengho Jeon, CEO Daewoong Pharmaceutical.

"Kami mohon dukungan aktif dari pemerintah dan rumah sakit Indonesia agar kami mampu menyelesaikan pengembangan tersebut," imbuhnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Uji Vaksin Covid-19 Sinovac di Dunia Nyata, 80 Persen Efektif Cegah Kematian

Hasil Uji Vaksin Covid-19 Sinovac di Dunia Nyata, 80 Persen Efektif Cegah Kematian

Oh Begitu
6 Gejala Infeksi Sinusitis, Sakit Kepala hingga Hidung Tersumbat

6 Gejala Infeksi Sinusitis, Sakit Kepala hingga Hidung Tersumbat

Kita
Jangan Abaikan Jamur di Makanan, Berisiko Sebabkan Penyakit Termasuk Kanker

Jangan Abaikan Jamur di Makanan, Berisiko Sebabkan Penyakit Termasuk Kanker

Oh Begitu
Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Oh Begitu
Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Oh Begitu
BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

Fenomena
5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

Oh Begitu
Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Oh Begitu
Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Fenomena
Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Fenomena
Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Kita
Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Fenomena
11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

Fenomena
Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Oh Begitu
Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Oh Begitu
komentar
Close Ads X