Ilustrasi orangtua membangunkan anak tidur. SHUTTERSTOCKIlustrasi orangtua membangunkan anak tidur.

Kenapa Saat Tidur Kita Tidak Bisa Mendengar Suara?

22/09/2020, 13:03 WIB
Saya bertanya-tanya mengapa orang tidak bisa mendengar saat mereka tidur? - Joanna

Oleh Gorica Micic dan Branko Zajamsek

INI pertanyaan yang luar biasa, Joanna!

Selama tidur, tubuh kita dapat memutuskan untuk mengabaikan suara, gerakan, dan bau yang terjadi di sekitar kita yang dapat membangunkan kita.

Pengambilan keputusan ini kebanyakan terjadi di otak kita.

Meskipun telinga kita terus bekerja seperti biasa, otak kita bertindak sebagai filter dan memutuskan apakah kita harus merespons suara tersebut dan bangun atau melanjutkan tidur.

Jika kita bangun, kita dapat membentuk ingatan telah mendengar suara tersebut, tapi jika kita tidak bangun maka kita seolah-olah tidak mendengar apa-apa.

 

Ini adalah alat yang luar biasa karena melindungi tidur kita, sehingga kita tidak bangun untuk semua yang terjadi saat kita tidur.

Tapi itu juga tidak sepenuhnya menutup kita dari dunia luar yang akan berakibat buruk bagi kelangsungan hidup kita.

Otak kita merespons suara kencang
Suara yang lebih keras cenderung membangunkan kita daripada suara yang lebih pelan.

Misalnya, ledakan keras dari seseorang yang menjatuhkan sesuatu di tengah malam, kemungkinan besar akan mengejutkan dan membangunkan kita.

Tapi kita mungkin akan tidur dengan suara nyamuk yang berdengung di dekatnya.

Jenis suara juga penting
Suara yang tidak biasa atau penting bagi kita juga lebih mungkin untuk membangunkan kita.

Otak kita mengartikan suara yang tidak biasa sebagai ancaman dan memperingatkan kita akan bahaya itu. Ini memungkinkan kita untuk memutuskan apakah kita perlu melindungi diri kita sendiri atau melarikan diri jika perlu.

Bayangkan betapa berguna dan protektifnya hal ini bagi nenek moyang kita yang kemungkinan besar tidur di alam liar dikelilingi oleh predator berbahaya, seperti singa dan harimau!

Untungnya, kita tidak perlu lagi mengkhawatirkan kucing bertaring tajam, namun tetap berguna untuk mewaspadai ledakan yang keras atau suara aneh saat kita tidur agar kita atau orang tua dapat merespons.

Otak kita juga lebih mungkin membangunkan kita dengan suara yang dianggap penting seperti nama kita.

Kita akan lebih cepat bangun ketika nama kita dipanggil dibandingkan dengan ketika nama orang lain yang dipanggil.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X