Kompas.com - 25/06/2020, 13:02 WIB
Ilustrasi anak makan sayur. Mengenalkan anak pada sayuran sejak dini. SHUTTERSTOCK/Oksana KuzminaIlustrasi anak makan sayur. Mengenalkan anak pada sayuran sejak dini.


KOMPAS.com - Sebagian besar anak seringkali menolak untuk makan sayuran. Padahal sayur merupakan menu makanan yang penting untuk tumbuh kembang anak.

Oleh sebab itu, penting bagi orangtua untuk bisa membiasakan anak mengonsumsi sayuran sejak usia dini.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial dr. Catharine Mayung Sambo, Sp.A (K) mengungkapkan, kebiasaan makan sayur pada anak merupakan bagian dari cara orangtua mengajarkan kebiasaan baik sejak kecil.

Ia mengatakan, ada cara yang tepat untuk membuat anak suka makan sayur sejak kecil. Ketika memperkenalkan sayur pada anak, orangtua perlu mengapresiasi saat mereka berhasil menghabiskannya.

Baca juga: Kecanduan Gadget Ganggu Tumbuh Kembang Anak, Ini Tips Menguranginya

"Jadi ketika anak menghabiskan (sayuran), kita apresiasi, 'wah kamu bisa habiskan ini, terima kasih yah'. Ini akan terdaftar dalam sistem otak sebagai pengalaman baru yang positif," ujarnya dalam webinar RSPI: Pertumbuhan & Perkembangan Balita, Rabu (24/6/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengalaman ini akan masuk dalam sistem otak sebagai suatu perilaku yang baru, namun belum menjadi kebiasaaan.

Ilustrasi sayuran makanan sehatshutterstock Ilustrasi sayuran makanan sehat

Baca juga: Seri Baru Jadi Ortu: Awal MPASI, Bayi Jangan Diberi Buah atau Sayur

Maka untuk menjadikan makan sayur sebagai kebiasaan pada anak, apresiasi perlu dilakukan secara berulang dan dengan sering.

Pengulangan secara konsisten ini akan membuat anak mengingatnya di dalam sistem otak bawah sadar.

Nantinya, anak akan mengingat bahwa makan sayur merupakan pengalaman postif pada masa lalunya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

WHO Minta Vaksin Booster di Negara Maju Ditangguhkan, Ini Alasannya

WHO Minta Vaksin Booster di Negara Maju Ditangguhkan, Ini Alasannya

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Vaksinasi Saja Tak Cukup Hentikan Pandemi | Bahayakah Tidur dengan Kipas Angin Menyala?

[POPULER SAINS] Vaksinasi Saja Tak Cukup Hentikan Pandemi | Bahayakah Tidur dengan Kipas Angin Menyala?

Oh Begitu
4 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Kembali Naik

4 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Kembali Naik

Oh Begitu
Dikira Penyendiri, Jerapah Ternyata Punya Kehidupan Sosial yang Kompleks

Dikira Penyendiri, Jerapah Ternyata Punya Kehidupan Sosial yang Kompleks

Oh Begitu
Siap-siap, 4 Planet Paling Terang Ini Terlihat di Bulan Agustus

Siap-siap, 4 Planet Paling Terang Ini Terlihat di Bulan Agustus

Oh Begitu
Gara-gara Perubahan Iklim, Penguin Kaisar Terancam Punah Tahun 2100

Gara-gara Perubahan Iklim, Penguin Kaisar Terancam Punah Tahun 2100

Fenomena
Studi: Risiko Pembekuan Darah akibat Covid-19 Jauh Lebih Tinggi Ketimbang akibat Vaksin AstraZeneca

Studi: Risiko Pembekuan Darah akibat Covid-19 Jauh Lebih Tinggi Ketimbang akibat Vaksin AstraZeneca

Oh Begitu
Efektivitas Masker Tergantung Jumlah Virus Corona, Benarkah? Ini Penjelasan Epidemiolog

Efektivitas Masker Tergantung Jumlah Virus Corona, Benarkah? Ini Penjelasan Epidemiolog

Oh Begitu
5 Vaksin Covid-19 dengan Efikasi Tertinggi di Dunia

5 Vaksin Covid-19 dengan Efikasi Tertinggi di Dunia

Oh Begitu
Sumber Daya Perairan Darat, Dikelola atau Menjadi Sumber Bencana?

Sumber Daya Perairan Darat, Dikelola atau Menjadi Sumber Bencana?

Oh Begitu
Obat Malaria Artemisinin, Berasal dari Ramuan Obat Tradisional Kuno China

Obat Malaria Artemisinin, Berasal dari Ramuan Obat Tradisional Kuno China

Oh Begitu
Pandemi Pengaruhi Kesiapan Nakes Memberikan Pelayanan ASI, Kok Bisa?

Pandemi Pengaruhi Kesiapan Nakes Memberikan Pelayanan ASI, Kok Bisa?

Kita
Perbedaan Paru-paru Pasien Covid-19 yang Sudah Vaksin dan Belum

Perbedaan Paru-paru Pasien Covid-19 yang Sudah Vaksin dan Belum

Oh Begitu
Bahayakah Tidur dengan Kipas Angin Menyala?

Bahayakah Tidur dengan Kipas Angin Menyala?

Oh Begitu
Riset: Gejala Long Covid pada Anak Jarang Terjadi

Riset: Gejala Long Covid pada Anak Jarang Terjadi

Kita
komentar
Close Ads X