Empon-empon Bermanfaat untuk Tubuh, tapi Harus dengan Pola Makan Seimbang

Kompas.com - 11/06/2020, 13:03 WIB
Ilustrasi jamu Jawa. DOK. BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAREKRAFIlustrasi jamu Jawa.

KOMPAS.com - Menyebarnya Covid-19 di Indonesia membuat masyarakat berburu empon-empon dengan komposisi antara lain jahe, kunyit, kencur, dan temulawak. Tujuannya, untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga menangkal virus corona.

Dokter Spesialis Gizi Klinik dr Diana Felecia Suganda, M.Kes, Sp.GK mengatakan empon-empon memang efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga baik untuk dikonsumsi.

Meski demikian, bukan berarti Anda hanya mengandalkan empon-empon untuk meningkatkan imunitas tubuh. Pada dasarnya, pola makan gizi seimbang adalah yang terutama.

Gizi seimbang artinya dalam seporsi makanan terdiri dari makanan pokok, sayuran, buah-buahan, dan lauk-pauk. Sehingga kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral terpenuhi.

"Jangan sampai Anda mendewakan suatu bahan makanan, tetap perlu makanan utama yang baik dan bagus komposisinya. Baru kemudian jamu-jamuan ini untuk tambahan," ujar Diana dalam Webinar RSPI: Gizi Baik untuk Meningkatkan Imunitas, Rabu (10/6/2020).

Baca juga: Ahli Sebut Jahe Merah Tak Sembuhkan Covid-19

Diana menjelaskan, jahe memiliki banyak manfaat bagi tubuh karena antioksidannya yang kuat. Itu yang membuat jahe dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan.

Tak hanya itu, gingerol yang merupakan zat bioaktif pada jahe bermanfaat menurunkan risiko infeksi dan menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri.

Sementara kunyit, kencur, dan temulawak memiliki zat aktif bernama curcumin yang berfungsi menurunkan inflamasi, menghambat replikasi virus, dan meningkatkan imunitas tubuh.

Baca juga: Viral Ajakan Hindari Temulawak dan Kunyit, Ketua Umum Dokter Herbal Membantah

Menengok banyaknya manfaat dari empon-empon, Diana menyarankan minuman tersebut dikonsumsi baik sebagai tambahan dalam bumbu makanan maupun dalam bentuk minuman.

Perlu diperhatian, jika dalam bentuk minuman, maka pastikan untuk membuatnya sendiri bukan beli dalam bentuk kemasan seperti yang beredar di pasaran.

"Pastikan minuman tradisional ini alami, tidak yang kemasan dalam bentuk saset. Jadi konsumsi dari yang Anda bikin sendiri, dari rempah yang alami," kata Diana.


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X