Belajar dari Taiwan, Inovasi Kartu Kirab untuk Pendataan Kasus Corona

Kompas.com - 02/06/2020, 08:07 WIB
Ilustrasi desain kantor pasca-pandemi SHUTTERSTOCKIlustrasi desain kantor pasca-pandemi

KOMPAS.com - New normal atau kenormalan baru rencananya akan segera diterapkan di Indonesia. Hal ini dilakukan guna memulihkan perekonomian bangsa.

Wakil Direktur Indonesian Medical Education Research Institute (IMERI) Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia (UI), Prof Dr dr Budi Wiweko SpOG(K) mengatakan, hingga saat ini tak ada yang tahu kapan pandemi Covid-19 yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2 berakhir.

Kendati demikian, hidup harus terus berjalan.

Oleh sebab itu, penting sekali untuk dapat menyesuaikan diri, berdaptasi, mengubah perilaku, menjalankan protokol pencegahan Covid-19, tetapi bisa beraktivitas kembali di luar rumah.

Dalam mempersiapkan diri menuju fase new normal di Tanah Air, Budi mengatakan bahwa Indonesia dapat belajar dari Taiwan dalam mencegah penyebaran virus corona.

Baca juga: Wacana New Normal, Ketahui Tempat Paling Berisiko Tertular Corona

Pelajaran dari Taiwan

Taiwan sukses mengendalikan pertambahan kasus Covid-19 dengan menggunakan teknologi dan data yang terintegrasi.

Menurut Budi, kita dapat mencontoh Taiwan. Indonesia juga memerlukan pembangunan data penduduk terkait Covid-19 yang nantinya dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan oleh pemerintah.

"Data yang terintegrasi merupakan sebah keniscayaan dalam bidang kesehatan sekaligus sumber energi baru. Data bagaikan minyak baru dalam dunia industri serta kaa kunci bagi kita untuk mengatasi pandemi ini," kata Budi dalam acara peluncuran Kartu Identitas Regulasi PSBB (KIRAB) dari platform Bantujiwa.com, Rabu (27/5/2020).

Kartu Kirab

Untuk melakukan upaya pencegaan yang baik seperti Taiwan, platform bantujiwa.com melahirkan Kartu Identitas Regulasi PSBB (Kirab).

Kirab ini mampu menjadi sistem penilaian diri sekaligus sistem registrasi nasional Covid-19 berbasis individu.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabar Baik, Kandidat Vaksin Corona Moderna Aman Diujikan pada Manusia

Kabar Baik, Kandidat Vaksin Corona Moderna Aman Diujikan pada Manusia

Fenomena
9 Kota Indonesia Tak Bisa Saksikan Matahari di Atas Ka'bah, Ini Daftarnya

9 Kota Indonesia Tak Bisa Saksikan Matahari di Atas Ka'bah, Ini Daftarnya

Fenomena
WMO Prediksikan Suhu Udara Naik 1,5 Derajat Celsius Selama 5 Tahun Mendatang

WMO Prediksikan Suhu Udara Naik 1,5 Derajat Celsius Selama 5 Tahun Mendatang

Fenomena
Kandidat Vaksin Corona Buatan Ilmuwan Queensland Diuji Coba ke Manusia

Kandidat Vaksin Corona Buatan Ilmuwan Queensland Diuji Coba ke Manusia

Oh Begitu
Sore Ini Matahari di Atas Kabah, Waktunya Cek Arah Kiblat agar Akurat

Sore Ini Matahari di Atas Kabah, Waktunya Cek Arah Kiblat agar Akurat

Fenomena
Serba-serbi Hewan: Bagaimana dan Kenapa Kunang-kunang Menyala?

Serba-serbi Hewan: Bagaimana dan Kenapa Kunang-kunang Menyala?

Oh Begitu
Sore Ini Matahari di Atas Kabah, Kenapa Terjadi 2 Kali dalam Setahun?

Sore Ini Matahari di Atas Kabah, Kenapa Terjadi 2 Kali dalam Setahun?

Fenomena
Gempa Hari Ini : M 5,8 Guncang Laut Flores, Terasa Hingga Denpasar

Gempa Hari Ini : M 5,8 Guncang Laut Flores, Terasa Hingga Denpasar

Fenomena
WHO: Banyak Negara Salah Arah dalam Penanganan Covid-19, Ini Dampaknya

WHO: Banyak Negara Salah Arah dalam Penanganan Covid-19, Ini Dampaknya

Oh Begitu
Perilaku Unik Serangga, Capung Betina Pura-pura Mati Hindari Jantan

Perilaku Unik Serangga, Capung Betina Pura-pura Mati Hindari Jantan

Oh Begitu
Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Oh Begitu
3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

Fenomena
Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Fenomena
Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Oh Begitu
Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Fenomena
komentar
Close Ads X