Paus Sperma Kerdil Terekam Menyemprot Tinta Hitam saat Diburu Predator

Kompas.com - 18/03/2020, 12:32 WIB
Paus sperma kerdil (Kogia sima), merupakan hewan laut dalam yang jarang memunculkan diri ke permukaan air. Paus sperma kerdil (Kogia sima), merupakan hewan laut dalam yang jarang memunculkan diri ke permukaan air.

KOMPAS.com - Belum lama ini sebuah video langka dan menakjubkan beredar di media sosial luar negeri.

Dalam video singkat berdurasi 23 detik di bawah ini, terekam seekor paus sperma kerdil (Kogia sima) menyemprotkan cairan hitam seperti tinta saat mencoba melarikan diri dari anjing laut.

Lokasi kejadian berada di perairan dangkal yang ada di Cape Town, Afrika Selatan.

Saat paus mencoba kabur dari kejaran predator, tiba-tiba air laut berubah warna menjadi hitam. Cairan hitam itu keluar dari kantung berwarna cokelat kemerahan yang ada di ususnya.

Baca juga: Jerapah Putih Langka Dibunuh Pemburu, Sisa Satu Ekor di Dunia

"Perilaku seperti ini sebenarnya sudah didokumentasikan sebelumnya. Namun ini tetap sesuatu yang sangat jarang diamati dan mungkin tidak pernah dilihat dan dicatat terjadi di perairan dangkal sebelumnya," kata peneliti mamalia laut Karlina Merkens, dilansir Science Alert, Sabtu (14/3/2020).

Paus sperma kerdil adalah makhluk pemalu yang biasanya menghuni laut dalam.

Mereka menghabiskan sangat sedikit waktu di permukaan air dan hampir tidak pernah mendekati kapal.

Akibatnya, sangat sedikit data yang dapat dikumpulkan ahli untuk mempelajari paus sperma kerdil.

Meski begitu, para ahli tahu bahwa makhluk seukuran lumba-lumba ini memiliki kemampuan yang mirip cumi-cumi untuk melarikan diri dari predator, yakni dengan menyemprotkan tinta hitam.

Jika paus sperma kerdil merasa terancam, mereka dapat melepaskan lebih dari 11 liter (3 galon) cairan gelap dari kantung berwarna coklat kemerahan yang ada di usus.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak-anak Bisa Jadi Pembawa Corona Tanpa Gejala, Ini Penjelasannya

Anak-anak Bisa Jadi Pembawa Corona Tanpa Gejala, Ini Penjelasannya

Fenomena
Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Fenomena
Pandemi Corona Bikin Getaran di Muka Bumi Berkurang, Ini Penjelasannya

Pandemi Corona Bikin Getaran di Muka Bumi Berkurang, Ini Penjelasannya

Fenomena
Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Fenomena
Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh

Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh

Oh Begitu
Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Oh Begitu
Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Oh Begitu
Kebakaran Australia Berakhir, Koala Mulai Dilepas Kembali ke Alam Liar

Kebakaran Australia Berakhir, Koala Mulai Dilepas Kembali ke Alam Liar

Oh Begitu
Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Fenomena
Disebut Gejalanya Mirip, Demam Covid-19 Lebih Jarang Dibanding SARS

Disebut Gejalanya Mirip, Demam Covid-19 Lebih Jarang Dibanding SARS

Oh Begitu
Ahli Perkirakan, Ekosistem Laut Dunia Akan Kembali Pulih pada 2050

Ahli Perkirakan, Ekosistem Laut Dunia Akan Kembali Pulih pada 2050

Oh Begitu
Mengenal IPAG60, Teknologi Pengolah Air Gambut Jadi Air Bersih

Mengenal IPAG60, Teknologi Pengolah Air Gambut Jadi Air Bersih

Oh Begitu
Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Oh Begitu
Bocah 7 Tahun Diduga Dinikahi Syekh Puji, Seperti Apa Dampak Psikologisnya?

Bocah 7 Tahun Diduga Dinikahi Syekh Puji, Seperti Apa Dampak Psikologisnya?

Oh Begitu
Kasus Syekh Puji Nikahi Anak 7 Tahun, Ini Tanggapan Psikolog Anak

Kasus Syekh Puji Nikahi Anak 7 Tahun, Ini Tanggapan Psikolog Anak

Oh Begitu
komentar
Close Ads X