Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

521.290 Kendaraan Tinggalkan Jakarta menuju Jateng dan Jatim

Kompas.com - 10/04/2024, 03:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasamarga Transjawa Tol atau JTT mencatat, sebanyak 521.290 kendaraan meninggalkan Jakarta.

Angka tersebut dihitung sejak H-7 Lebaran 2024 hingga H-2 Lebaran 2024.

Total volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama ini melesat 230,48 persen jika dibandingkan lalu lintas (lalin) normal sebanyak 157.737 kendaraan.

Sedangkan untuk kendaraan yang menuju Jakarta, tercatat sebanyak 83.005 kendaraan atau turun 48,02 persen dari lalu lintas normal sebanyak 159.683 kendaraan.

Volume kendaraan GT Kalikangkung menuju Semarang, pada H-7 Lebaran 2024 sampai dengan H-2 Lebaran 2024 tercatat sebanyak 273.238 kendaraan atau melonjak 189,09 persendari lalu lintas normal sebanyak 94.517 kendaraan.

Baca juga: 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada H-2 Lebaran

Untuk kendaraan yang menuju Jakarta tercatat sebanyak 44.605 kendaraan atau turun 50,68 persen dari lalu lintas normal sebanyak 90.434 kendaraan.

VP Corporate Secretary and Legal JTT Ria Marlinda Paallo menuturkan, untuk di GT Banyumanik, kendaraan menuju Solo sebanyak 275.924 kendaraan.

"Jumlah ini naik naik 120,01 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 125.417 kendaraan," ungkap Ria dalam siaran pers, Selasa (9/4/2024).

Untuk kendaraan yang menuju Jakarta tercatat sebanyak 93.066 kendaraan atau turun 9,78 persen terhadap lalu lintas normal sebanyak 103.160 kendaraan.

Sedangkan di Jawa Timur, tercatat sebanyak 146.229 kendaraan menuju Jakarta melalui GT Warugunung atau naik 40,80 persen terhadap lalu lintas normal sebanyak 103.858 kendaraan.

Lalu, kendaraan menuju Surabaya melalui GT Warugunung tercatat sebanyak 145.822 kendaraan atau naik 34,94 persen terhadap lalu lintas normal sebanyak 108.061 kendaraan.

Selanjutnya di GT Kejapanan Utama, tercatat sebanyak 179.698 kendaraan menuju Malang atau naik 17,84 persen dari lalu lintas normal sebanyak 152.494 kendaraan.

Untuk kendaraan yang menuju Surabaya tercatat sebanyak 159.743 kendaraan atau naik 3,98 persen dari lalu lintas normal sebanyak 153.634 kendaraan.

Sementara di GT Singosari, 80.316 kendaraan menuju Malang atau naik 6,85 peren dari lalu lintas normal sebanyak 75.167 kendaraan.

Khusus kendaraan menuju Surabaya, tercatat sebanyak 71.747 kendaraan atau naik 2,23 persen dari lalu lintas normal sebanyak 70.183 kendaraan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

AHY Jamin Kesiapan Lahan untuk Infrastruktur Air

AHY Jamin Kesiapan Lahan untuk Infrastruktur Air

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pamekasan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pamekasan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Mojokerto: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Mojokerto: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Diklaim Makin Progresif, Ini Perkembangan Proyek Tol Padang-Sicincin

Diklaim Makin Progresif, Ini Perkembangan Proyek Tol Padang-Sicincin

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Karangasem: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Karangasem: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Klungkung: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Klungkung: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Bank Mandiri Fasilitasi KPR Perumahan Citra Suwarna Group

Bank Mandiri Fasilitasi KPR Perumahan Citra Suwarna Group

Berita
[POPULER PROPERTI] AHY Sayangkan Investor Kabur karena Masalah Tanah

[POPULER PROPERTI] AHY Sayangkan Investor Kabur karena Masalah Tanah

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Buleleng: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Buleleng: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangli: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangli: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Probolinggo: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Probolinggo: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Dua Raksasa Properti Kembali Berkongsi Bangun Klaster Baru di BSD City

Dua Raksasa Properti Kembali Berkongsi Bangun Klaster Baru di BSD City

Berita
Jalan Terbentuknya Kementerian Perumahan, UU 39/2008 Perlu Direvisi

Jalan Terbentuknya Kementerian Perumahan, UU 39/2008 Perlu Direvisi

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Banyuwangi: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Banyuwangi: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Okupansi Pergudangan Modern Jabodetabek Stabil di Angka 90 Persen

Okupansi Pergudangan Modern Jabodetabek Stabil di Angka 90 Persen

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com