Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cek, Plus Minus Pakai Paving Block di Rumah

Kompas.com - 26/02/2024, 20:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.comPaving block adalah bahan bangunan yang sangat populer untuk permukaan jalan masuk, halaman rumah, dan lainnya.

Material ini dibuat dengan campuran beton kering yang mengandung semen, pasir, kerikil, dan pigmen.

Paving diproduksi dengan standar tinggi, sehingga menghasilkan produk yang seragam, menahan tekanan, dan tahan lama.

Kendati begitu, seperti material bahan bangunan lainnya, paving block memiliki kelebihan dan kekurangan.

Meski keputusan tergantung kebutuhan dan preferensi pribadi, tak ada salahnya Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan paving.

Kelebihan

1. Instalasi mudah

Bagian bawah rata, ukuran sama, dan bentuknya yang rapat membuat paving lebih mudah dan cepat dipasang dibandingkan batu alam.

2. Resistensi terhadap slip 

Paving jalan masuk menawarkan traksi yang lebih baik daripada cor beton, terutama pada lereng yang curam.

Baca juga: Cara Jitu Hilangkan Rumput dan Gulma di Paving Block

3. Ketahanan tinggi

Paving bergerak secara mandiri, tidak seperti cor beton atau aspal, yang dapat retak akibat beban berat, tumpukan es atau serbuan akar pohon.

Perbaikannya juga sederhana, cukup ambil paving yang rusak dan pasang kembali.

4. Tahan terhadap cuaca

Paving dapat bertahan dalam kondisi beku tanpa pecah atau hancur jika memenuhi standar industri untuk daya serap air yang minimal.

Kekurangan

1. Perubahan warna

Halaman:


Terkini Lainnya

Ingin Layanan BPN Meningkat, AHY Tekankan Dua Faktor Penting

Ingin Layanan BPN Meningkat, AHY Tekankan Dua Faktor Penting

Berita
Permudah Akses Warga Ciputat, Progress Group Bangun Jalan Penghubung

Permudah Akses Warga Ciputat, Progress Group Bangun Jalan Penghubung

Berita
6,6 Juta Kendaraan Lintasi Tiga Ruas Tol Astra Infra Selama Mudik Lebaran

6,6 Juta Kendaraan Lintasi Tiga Ruas Tol Astra Infra Selama Mudik Lebaran

Berita
[POPULER PROPERTI] 5 Tahun ke Depan, 'Crazy Rich' Indonesia Lampaui Dunia

[POPULER PROPERTI] 5 Tahun ke Depan, "Crazy Rich" Indonesia Lampaui Dunia

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Demak: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Demak: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Klaten: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Klaten: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Wonosobo: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Wonosobo: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Boyolali: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Boyolali: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Identifikasi 100 Properti, OYO Fokus Layani Akomodasi Pemerintah

Identifikasi 100 Properti, OYO Fokus Layani Akomodasi Pemerintah

Hotel
Permintaan Membeludak Pasca-Lebaran, KAI Siapkan Tambahan Relasi Ini

Permintaan Membeludak Pasca-Lebaran, KAI Siapkan Tambahan Relasi Ini

Berita
Lebaran 2024, 2,1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Trans-Sumatera

Lebaran 2024, 2,1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Trans-Sumatera

Berita
Meski Tahan Lama, Wastafel 'Stainless Steel' Punya Kekurangan

Meski Tahan Lama, Wastafel "Stainless Steel" Punya Kekurangan

Tips
Juli Ini, Proyek Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3 Kelar

Juli Ini, Proyek Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3 Kelar

Berita
Metland Catatkan Laba Bersih Rp 417,6 Miliar Sepanjang 2023

Metland Catatkan Laba Bersih Rp 417,6 Miliar Sepanjang 2023

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jepara: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jepara: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com