Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemasangan Logo "I Love DJKA" Tuai Kritik, Begini Arti Sebenarnya

Kompas.com - 09/01/2023, 14:00 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemasangan logo "I Love DJKA" di beberapa stasiun Commuterline Jabodetabek tuai kritik dari warganet.

Di Stasiun Manggarai, logo dengan ikon hati berwarna merah tersebut ada di lantai 2 stasiun, tempat para pengguna Commuterline berpindah peron.

Sementara di Stasiun Matraman, logo "I Love DJKA" dengan bentuk serupa terletak di gate tap in lantai dasar stasiun.

Adapun pemasangan logo tersebut semakin banyak menarik perhatian masyarakat setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Manggarai pada akhir Desember 2022 lalu.

Dalam beberapa foto yang tersebar di media sosial, Jokowi nampak memberikan sambutan di lantai 2 Stasiun Manggarai dan dekat dengan logo "I Love DJKA".

Di sisi lain, warganet yang setiap hari bermobilisasi dengan transportasi publik ini memberikan sejumlah pendapatnya.

"Harusnya para pejabut esmelon DJKA pas kemaren acara2an, nyobain ikutan flow penumpang ketika bogor arah kota datang bersamaan dengan bekasi arah tanah abang. Liatin pake mata itu orang lewat di celah tiang peron kayak apa. Tapi gak mungkin lah salah design lah. Kan I Love DJKA" ucap pengguna akun Twitter @alienaxxxxxxx dalam sebuah cuitan foto yang menampilkan sempitnya celah peron Stasiun Manggarai.

"Gue bener bener gangerti sm konsep tulisan I love djka di stasiun manggarai. Orang lu bikin I love blablabla ditempat wisata aja udh jamet. Ini lagi diikutin bikin begitu. Idenya siapa sih?" pengguna Twitter @setioxxxxxxx mengungkapkan kekesalannya.

Baca juga: PT KAI Bersihkan Rel Ujungbaru Sampai Stasiun Belawan dari Sampah

Terkait hal ini, Kepala Humas (Kahumas) Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Anggie Dian mengutip pernyataan dari Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Jakarta dan Banten (Jakban) DJKA Rode Paulus untuk menjelaskan arti dari pemasangan logo "I Love DJKA".

Jelasnya, pemasangan logo "I Love DJKA" dilakukan untuk memotivasi pegawai DJKA agar lebih giat memberikan pelayanan kepada pengguna jasa dan membangun prasarana perkeretaapian.

"Sebenarnya logo itu dipasang baru-baru saja di stasiun-stasiun yang dibangun oleh DJKA dan tidak bermaksud berlebihan karena sebagai motivasi DJKA agar kita bekerja, melayani dan membangun prasarana, sepenuh hati dan agar dicintai masyarakat pengguna," jelas Anggie saat dihubungi Kompas.com, Senin (9/1/2023).

Pemasangan logo tersebut tidak diinisiasi oleh perorangan, melainkan dari DJKA langsung untuk memotivasi pegawai supaya bekerja sepenuh hati.

"Tidak ada inisiatornya, logo tersebut untuk motivasi kami supaya bisa bekerja sepenuh hati untuk masyarakat," imbuh Anggie.

Kendati demikian, DJKA masih belum memiliki rencana dalam waktu dekat untuk memasang logo "I Love DJKA" di stasiun lain.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Ini Alasan Mengapa Anda Harus Membeli Kursi Plastik untuk Furnitur Rumah

Ini Alasan Mengapa Anda Harus Membeli Kursi Plastik untuk Furnitur Rumah

Tips
Pengembang Indonesia Jadi Pemilik Tunggal Aset Rp 5,7 Triliun di Sydney

Pengembang Indonesia Jadi Pemilik Tunggal Aset Rp 5,7 Triliun di Sydney

Berita
Harga Sewa Mal di Jakarta Naik Jadi Rp 584.077 Per Meter Persegi

Harga Sewa Mal di Jakarta Naik Jadi Rp 584.077 Per Meter Persegi

Ritel
SE Desain Prototipe Rumah Sederhana Masih Diharmonisasi Kemenkumham

SE Desain Prototipe Rumah Sederhana Masih Diharmonisasi Kemenkumham

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pasuruan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pasuruan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mengungkap Pertumbuhan Pasar Hotel, Bengkulu, Sultra dan Kalteng Paling Cuan

Mengungkap Pertumbuhan Pasar Hotel, Bengkulu, Sultra dan Kalteng Paling Cuan

Hotel
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Ponorogo: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Ponorogo: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bojonegoro: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bojonegoro: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Pasuruan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Pasuruan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jember: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jember: Pilihan Ekonomis

Perumahan
[POPULER PROPERTI] 10 Juta Bambu Jadi Matras Tol 'Atas Laut' Semarang-Demak

[POPULER PROPERTI] 10 Juta Bambu Jadi Matras Tol "Atas Laut" Semarang-Demak

Berita
5 Hari 'Long Weekend', Penumpang KA Tembus 854.728 Orang

5 Hari "Long Weekend", Penumpang KA Tembus 854.728 Orang

Berita
Cara Pengelola Bikin Mal Tetap Ramai Pengunjung: Seleksi Tenant

Cara Pengelola Bikin Mal Tetap Ramai Pengunjung: Seleksi Tenant

Berita
Harga Baru Sewa Perkantoran Rp 100.000-Rp 200.000 Per Meter Persegi

Harga Baru Sewa Perkantoran Rp 100.000-Rp 200.000 Per Meter Persegi

Perkantoran
Baru Beli 'Air Purifier'? Ini Lokasi Penempatan yang Tepat di Rumah

Baru Beli "Air Purifier"? Ini Lokasi Penempatan yang Tepat di Rumah

Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com