Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/12/2022, 11:00 WIB
Masya Famely Ruhulessin

Penulis

JAKARTA,KOMPAS.com - Sektor apartemen sewa mengalami keterpurukan dalam dua tahun terakhir pasca merebaknya pandemi Covid-19.

Namun seiring meredanya pandemi, tingkat hunian apartemen sewa di Jakarta diprediksi akan perlahan membaik.

Direktur Strategic Consulting, Cushman & Wakefield, Arief Rahardjo, mengatakan permintaan apartemen sewa akan meningkat karena adanya tren menginap jangka pendek.

Baca juga: Pasar Properti Solo Kembali Bergerak, Apartemen Mahasiswa Hadir 1.000 Unit

“Permintaan apartemen sewa diproyeksikan akan meningkat pada tahun 2023. Tren perjalanan bisnis yang terus berlanjut membuat penyewa lebih memilih untuk menginap jangka pendek,” jelas Arief dalam Kilas Balik Pasar Properti 2022 & Proyeksi 2023 Menghadapi Isu Ekonomi Global yang dirilis oleh Cushman & Wakefield.

Meskipun permintaan naik, namun menurut Arief belum ada pasokan unit apartemen baru yang ditawarkan pengembang.

Para pengembang masih menahan peluncuran proyek baru sambil menunggu pemulihan kondisi pasar secara umum.

 

“Tahun 2023 masih akan ada penambahan pasokan dari proyek Condominium for Lease. Namun dua proyek service apartment yaitu Ascott Stature Menteng dan Park Royal Service Suites akan selesai pada tahun 2023,” tegas Arief.

Meskipun daya serap bersih masih positif, harga sewa diperkirakan akan stabil di tahun 2023
mengantisipasi situasi ekonomi yang tidak terduga.

Namun, pertumbuhan sewa yang negatif tidak akan berlanjut seiring dengan membaiknya tingkat hunian.

Baca juga: 130 Tower Rusun dan Apartemen di Jakarta Belum Bersertifikat

Selama masa pemulihan pasca pandemi, pemulihan ekonomi telah membawa dampak positif
bagi pasar Apartemen Sewa.

“Permintaan menginap jangka pendek yang meningkat pasca pandemi menjadi tren baru dan penyesuaian untuk mempertahankan hunian di sub sektor apartemen servis,” tambah Arief.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com