Kompas.com - 05/10/2022, 11:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah sedang mempersiapkan beberapa rancangan peraturan pemerintah (RPP) terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Salah satunya yakni insentif bagi investor yang akan menanamkan modal dan usahanya di IKN. Tujuannya agar mereka dapat berinvestasi sebaik-baiknya.

Hal itu diutarakan Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono usai rapat yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (4/10/2022).

"Ada beberapa insentif fiskal dan nonfiskal yang memang kita rancang bersama-sama dengan Kementerian Investasi/BKPM serta juga tim interdep (antarkementerian) dari (Kementerian) Keuangan, dari Bappenas, dan dari kementerian lain terkait," ujarnya, dikutip dari laman Sekretariat Kabinet RI.

"Itu akan bermanfaat buat semua pihak, mereka yang bermukim di sana ataupun oleh pelaku usaha itu sendiri," tandas Bambang.

Baca juga: Ini Rincian Ruas Jaringan Jalan Tol IKN, 4 di Antaranya Kelar 2024

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan pembentukan badan usaha milik Badan Otorita IKN.

Lembaga tersebut diharapkan akan membantu kelincahan Badan Otorita IKN dalam menciptakan iklim usaha yang baik dan berkelanjutan.

Badan usaha milik Badan Otorita IKN nantinya bekerja sama, menjalin kesepakatan, hingga melakukan strukturisasi, bersama dengan para investor dan pelaku usaha lainnya.

"Jadi sustainability dari investment-nya juga akan kita perhatikan dengan baik ke depannya," tuturnya.

Baca juga: Seluruh Rencana Detail Tata Ruang IKN Ditargetkan Kelar 2022, Ini Daftarnya

Bambang juga menegaskan bakal menggelar jajak pasar (market sounding) sebagai kelanjutan dari sosialisasi peluang investasi yang telah dilakukan oleh Badan Otorita IKN bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

“Jadi mudah-mudahan pada pertengahan Oktober ini kita akan lakukan itu dengan mengundang para potential investor dan kita akan melakukan dialog satu forum yang saya kira ditunggu oleh banyak pihak," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.