Kompas.com - 13/09/2022, 17:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Seluruh dokumen Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Ibu Kota Nusantara (IKN) ditargetkan kelar pada tahun 2022.

Karena dari total sembilan Wilayah Perencanaan (WP) IKN, masih ada lima dokumen RDTR yang harus diselesaikan dan kini masih dalam penyusunan.

Meliputi RDTR WP IKN Utara, RDTR WP IKN Selatan, RDTR WP Simpang Samboja, RDTR WP Kuala Samboja, dan RDTR WP Muara Jawa.

Sebelumnya pada Agustus lalu Kementerian ATR/BPN telah menyerahkan empat dokumen RDTR kepada Otorita IKN.

Yakni RDTR WP Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, RDTR WP IKN Barat, RDTR WP IKN Timur I, dan RDTR WP IKN Timur II.

Baca juga: 4 Dokumen Rencana Detail Tata Ruang IKN Diserahkan ke Badan Otorita

Direktur Perencanaan Tata Ruang Nasional Kementerian ATR/BPN Pelopor mengatakan, seluruh dokumen RDTR WP di IKN akan diselesaikan hingga akhir 2022.

"InsyaAllah di tahun ini seluruh WP yang tersisa, termasuk Simpang Samboja, Kuala Samboja, Muara Jawa. InsyaAllah materi teknis RDTR segera akan kita selesaikan," ujarnya dalam acara Konsultasi Publik RDTR IKN pada Selasa (13/09/2022).

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono menyampaikan, konsultasi publik RDTR ini merupakan satu tahapan untuk membuat satu dokumen Peraturan Kepala Otorita IKN.

"Berdasarkan peraturan perundang-undangan, saya nanti yang menandatangani landasan hukum untuk rencana detail tata ruang ini," tandasnya.

Berikut rincian sembilan WP IKN sekaligus peruntukkannya:

  • WP IKN KIPP 6.671 hektar. Diperuntukkan pusat pemerintahan nasional (istana negara, perkantoran K/L, diplomatic compound, dll), pertahanan dan keamanan, serta perumahan dan permukiman (termasuk rumah negara).
  • WP IKN Utara 12.067 hektar. Diperuntukkan pusat riset dan inovasi, pelayanan pendidikan tinggi, pusat perkantoran, dan pariwisata.
  • WP IKN Barat 17.206 hektar. Menjadi pusat ekonomi, bisnis dan keuangan, pariwisata alam, fasilitas pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan tinggi, hingga pertahanan dan keamanan.
  • WP IKN Selatan 6.753 hektar. Untuk pengembangan energi baru terbarukan (EBT), permukiman perdesaan, pertahanan dan keamanan.
  • WP IKN Timur I seluas 9.761 hektar. Diperuntukkan pusat hiburan, pusat olahraga, pariwisata, perdagangan dan jasa, pelayanan pendidikan tinggi, hingga pertahanan dan keamanan.
  • WP IKN Timur II seluas 3.720 hektar. Wilayah ini akan menjadi pusat pendidikan tinggi, pusat riset dan inovasi, perdagangan dan jasa, perkantoran, hingga pelayanan kesehatan.
  • WP Simpang Samboja 4.299 hektar. Wilayah ini akan menjadi pusat distribusi dan perdagangan komoditas kawasan, serta perumahan dan permukiman.
  • WP Kuala Samboja 2.986 hektar, diperuntukkan sebagai pusat agroindustri dan industri pangan, serta perumahan dan permukiman.
  • WP Muara Jawa 9.084 hektar. pusat pelayanan publik, pusat kegiatan berbasis pertanian dan perikanan, serta perumahan dan permukiman.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.