Kompas.com - 22/09/2022, 14:00 WIB
Penulis Thefanny
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Perusahaan properti Riyadh Group Indonesia menunjukkan keseriusannya untuk ekspansi ke dunia kuliner dengan mengakuisisi 60 persen saham Hokky Boga, Rabu (21/9/2022).

Penandatanganan dilakukan oleh Presiden Direktur Riyadh Group Indonesia Bally Sahputra Datuk Janosati dan Direktur Utama Hokky Boga Kwan Wen Gunawan Abdullah di Cilegon, Banten.

Setelah proses akuisisi ini, Bally berencana untuk mendaftarkan pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) Martabak Hokky Group dan membuka 1.000 cabang di seluruh Indonesia dalam kurun waktu dua tahun mendatang.

Baca juga: Cilegon Punya Restoran Minang Terbesar di Dunia, Kapasitas 1.000 Kursi dan Dilengkapi Helipad

Target ini akan dicapai dengan bantuan kerja sama jaringan investor di seluruh Indonesia termasuk Realestat Indonesia (REI) dan Central Parking yang sudah memiliki lebih dari 600 cabang di Indonesia.

Dalam waktu dekat, akan ada 10 cabang Martabak Hokky baru yang dibuka. Beberapa di antaranya berlokasi di Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Soekarno-Hatta, The Grand Mangkuputra Arcade Cilegon, dan beberapa lokasi lainnya yang sedang dalam proses finalisasi tempat.

Tidak berhenti sampai sana, Riyadh Group Indonesia juga dikabarkan sedang bekerja sama dengan Restoran Natrabu (Rumah Makan Minang legendaris sejak 1958) dan sedang dalam proses akuisisi 60 persen saham Restoran Minang The New Natrabu Cilegon.


Kabarnya, melalui jenama Restoran Minang The New Natrabu, perusahaan properti ini akan membuka cabang di seluruh Indonesia dan di sejumlah negara di Asia dan Eropa dengan bantuan dari Federasi Realestat Dunia (FIABCI).

“Karena di luar negeri itu sewa tempat sangat mahal, nah anggota FIABCI itu tersebar luas di semua negara dan memiliki banyak aset properti. Kita akan ajak mereka (bekerja sama),” kata Bally dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (22/9/2022).

Saat ini, The New Natrabu sedang menyiapkan cabang di Kuala Lumpur, Penang, Langkawi, Johor Bahru, New York, dan London.

Sebelumnya, Riyadh Group Indonesia telah mengakuisisi 55% saham Sate Domba Dapur Mamihku beberapa waktu lalu.

Bally berharap usaha kuliner yang baru dimulai perusahaan propertinya di tahun 2022 ini dapat menjadi salah satu penopang utama pendapatan perusahaan di masa mendatang.

“Ke depan, kami akan terus membidik brand kuliner-kuliner lain untuk diakuisisi. Bisa brand yang enak dan melegenda, atau brand kulinari yang unik tapi cita rasanya lezat,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.