PP Bangun Teknologi Pengelolaan Sampah Tanpa Residu di Kuta dan Seminyak

Kompas.com - 15/08/2022, 07:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-69 tahun, PT PP (Persero) Tbk akan mengelola sampah di Kuta dan Seminyak, Provinsi Bali, sebagai daerah bebas dari sampah (zero waste area).

Untuk merealisasikan program tersebut, perseroan menggandeng non-governmental organization (NGO) untuk memberikan solusi berupa teknologi pengolahan semua jenis sampah, termasuk yang sulit dihancurkan.

Sekretaris PP Bakhtiyar Effendi menjelaskan mengapa memilih Pulau Dewata sebagai sebagai target bantuan pengelolaan sampah ini.

"Sebagaimana kita ketahui bersama, Bali merupakan satu destinasi tujuan wisata di Indonesia yang pesonanya sudah sangat terkenal di mancanegara," ujar Bakhtiyar dalam rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (14/8/2022).

Dengan banyak para wisatawan yang berdatangan ke pulau tersebut, baik lokal maupun asing, maka permasalahan sampah di Pulau Dewata akan semakin meningkat setiap tahunnya.

Baca juga: Raup Kontrak Rp 1,17 Triliun, PP Resmi Bangun Proyek Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang

Selain itu, warga Bali juga dikenal memiliki segudang kreativitas akan karya seninya yang bernilai tinggi. Atas dasar pertimbangan tersebut, PP memilih Bali sebagai target bantuan pengelolaan sampah akhir.

Perusahaan berharap hasil dari pengolahan sampah plastik ini nantinya akan dikreativitaskan untuk menjadi sesuatu hal yang sangat bernilai bagi masyarakat Bali.

Teknologi yang dibuat oleh anak bangsa ini terdiri dari dua mesin yang masing-masing memiliki fungsi berbeda.

Pertama adalah mesin pemilah secara otomatis, antara sampah organik maupun anorganik.

Sementara itu, mesin kedua berfungsi sebagai pengolah aneka sampah multi-layer, seperti  plastik, masker, styrofoam, dan sampah lainnya.

Kemudian, akan diolah menjadi karya seni bernilai dan dapat berguna lebih untuk menyejahterakan masyarakat, khususnya komunitas pengelola sampah.

Teknologi yang diberikan oleh PP tersebut tentunya akan menjadikan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Adat Seminyak yang menjadi satu-satunya di Pulau Bali tanpa residu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.