Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/08/2022, 17:30 WIB
Masya Famely Ruhulessin

Penulis

JAKARTA,KOMPAS.com - Membaiknya kondisi pandemi Covid-19, membuat sebagian besar ekspatriat kembali datang ke Jakarta untuk bekerja.

Hal tersebut ternyata memberikan pengaruh positif terhadap tingkat hunian apartemen sewa di Jakarta sepanjang semester I tahun 2022.

Dalam Press Conference Jakarta Property Highlight Semester I tahun 2022, Kamis (11/2/2022, Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat mengatakan kedatangan para ekspatriat bahkan menyumbang kenaikan tingkat hunian hingga 9 persen.

“Tidak bisa dipungkiri, kehadiran ekspatriat memberi kontribusi terhadap tingkat hunian apartemen sewa di Jakarta. Dalam enam bulan pertama di tahun 2022 saja, mereka bisa menaikan tingkat hunian hingga 9 persen dibanding tahun sebelumnya,” ujar Syarifah.

Baca juga: Harga Masih Stabil, Apartemen di Jakarta Cocok Jadi Investasi Jangka Panjang

Menurutnya, beberapa tenaga kerja asing yang banyak menyewa apartemen adalah mereka yang berasal dari area Eropa dan beberapa negara di Asia.

Selain itu, konsumen domestik juga ditemukan masih membantu memberikan kontribusi terhadap tingkat okupansi apartemen sewa di Jakarta.

“Pengunjung dalam negeri turut membantu kenaikan okupansi melalui sewa short stay atau daily rental,” tambahnya.

Sementara itu, dalam enam bulan pertama tahun 2022, okupansi apartemen sewa di Jakarta hanya tips yakni 0.4 persen.

Namun, Knight Frank Indonesia menyebutkan ini adalah kabar baik karena berpotensi menjadi tonggak pemulihan bagi sektor apartemen sewa di tahun 2022.

Pada jenis apartemen servis yang saat ini jumlah mencapai 7.157 unit, tingkat okupansinya ada di angka 58,63 persen.

Baca juga: 9.494 Unit Kondominium di Jakarta Tak Laku

Sedangkan untuk apartemen non servis dengan jumah unit eksisting sebesar 2.191 unit, tingkat hunian berada di angka 59,33 persen.

“Secara total, pada paruh pertama tahun 2022, ada 9.348 unit apartemen sewa di Jakarta. Tingkat okupansinya ada di angka 58,8 persen,” tambah Syarifah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com