Kompas.com - 12/08/2022, 18:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga Juli 2022, realisasi insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) properti atau rumah masih terbilang minim.

Padahal, berlakunya diskon pajak untuk pembelian rumah tapak maupun rumah susun tersebut akan berakhir pada September 2022 mendatang.

Hal itu tersebut disampaikan Dirjen Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suryo Utomo dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis (11/8/2022).

Menurut dia, serupa dengan insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mobil, pemanfaatan PPN DTP rumah masih relatif kecil hingga Juli 2022.

Khusus untuk PPN DTP rumah, realisasinya baru mencapai Rp 104 miliar, atau 6,1 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp 1,7 triliun.

Baca juga: Insentif PPN DTP Properti Masih Berlaku, Pahami Lagi Persyaratannya

"Jadi yang memanfatkan sepertinya tidak seperti yang kita ekspetasikan dari awal," ujar Suryo Utomo dikutip dari Kompas.com.

Dia menyampaikan, sektor konstruksi dan real estat sebetulnya mengalami pertumbuhan positif apabila model pemungutan PPN atas transaksi dengan pemerintah tidak diubah berdasarkan PMK 58/2022 dan PMK 59/2022.

Penerimaan pajak sektor konstruksi dan real estat pada Juli 2022 tercatat mengalami kontraksi 5,6 persen. Sedangkan pada kuartal I-2022 tumbuh 12,4 persen, dan kuartal II-2022 tumbuh 18,9 persen.

Mengingat pemberian insentif PPN DTP properti akan berakhir September 2022, pihaknya akan terus mengamati kinerja konstruksi dan real estat.

Tentu sebagai bahan sebelum memutuskan akan memperpanjang atau memberhentikan pemberian insentif pajak rumah.

Baca juga: Rumah Tapak, Ruko, Rukan, dan Rusun Dapat Diskon PPN 2022

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.