Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lenyapkan Energi Buruk di Kamar Mandi dengan Tiga Tanaman Hias

Kompas.com - 14/07/2022, 08:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

Sumber Fengshuied

KOMPAS.com - Dalam fengsui, energi atau disebut chi di kamar mandi bukanlah sesuatu hal positif karena tidak dapat membawa keberuntungan.

Maka dari itu, diperlukan netralisasi di kamar mandi agar ruang itu bisa mendapatkan energi positif.

Cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan menempatkan beberapa tanaman hias di area tersebut.

Lebih dari itu, keberadaan tanaman hias di kamar mandi dapat menyerap racun serta menyegarkan udara.

Berikut ini beberapa tanaman hias yang bisa Anda letakkan di kamar mandi rumah sebagaimana dikutip dari Fengshuied:

1. Pakis

Tanaman pakis lebih dari mampu bertahan di tempat-tempat dengan sedikit atau tanpa cahaya alami.

Selain itu, pakis pun bisa bertahan dalam kondisi lingkungan atau ruangan dengan kelembapan tinggi.

Sehingga, hal ini membuatnya mudah mendapatkan perawatan, dan cocok berada di kamar mandi.

Pakis juga terkenal karena kemampuannya memurnikan udara. Sebagai pilihan, tanaman pakis Boston atau sarang burung bisa diletakkan di kamar mandi.

2. Sirih gading

Sirih gading dikenal sebagai tanaman uang menurut pandangan fengsui. Alasannya, karena dia berbentuk bulat, hampir sama seperti koin.

Walaupun bentuknya mirip koin, tetapi sirih gading bukanlah simbol kekayaan dalam pandangan fengsui.

Baca juga: Tepatkah Kamar Tidur Dicat Warna Merah? Begini Pandangan Fengsui

Jika diletakkan di kamar mandi, sirih gading berfungsi dalam membersihkan dan memurnikan udara, serta menetralisir energi buruk. 

Tanaman ini bersifat sangat tangguh. Jadi, dapat bertahan hidup bahkan jika Anda tidak rajin merawat atau menyiramnya. 

Halaman Berikutnya
Halaman:
Sumber Fengshuied
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com