Pandemi Covid-19 Belum Reda, Airbnb akan Tutup Bisnis Lokal di China

Kompas.com - 26/05/2022, 17:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Airbnb berencana akan menutup bisnis lokalnya di China setelah dua tahun negara tersebut memberlakukan lockdown secara terus menerus.

Seperti dikutip dari CNN, salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan keputusan Airbnb ini terkait dengan alasan ekonomis.

Pasalnya di China terjadi penurunan bisnis yang siginifikan serta ada kendala operasional mahal dan kompleks yang diperparah oleh pandemi Covid-19.

Penghapusan listing ini rencananya akan mulai dilakukan oleh Airbnb pada musim panas mendatang atau sekitar bulan Juni 2022.

Namun, menurut sumber itu, Airbnb tidak akan menghentikan operasinya di negara itu sepenuhnya.

Perusahaan akan terus memiliki kantor di Beijing dengan ratusan karyawan yang akan fokus pada warga China yang ingin berwisata ke luar negeri dan mengurusi proyek global.

Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kota di China daratan telah mengalami lockdown karena pemerintah sedang berjuang mengatasi penyebaran Covid-19 yang kian parah.

Masih tingginya angka infeksi Covid di China telah merusak perekonomian dan mengganggu hampir semua lini bisnis utama, dari teknologi hingga barang konsumsi.

Beberapa merek internasional, mulai dari Apple (AAPL) hingga Estee Lauder (EL) , telah memperingatkan dampak finansial dari lockdown tersebut.

Airbnb resmi membuka cabang di China pada tahun 2016. Terlebih perjalanan masyarakat China ke luar negeri diprediksi akan memberikan keuntungan besar bagi perusahaan.

Tetapi sejak pandemi, angka perjalanan ke luar negeri masyarakat China menurun tajam bahkan negara ini telah ditutup untuk sebagian besar pelancong internasional.

Untuk diketahui, bisnis domestik Airbnb di China telah menampung sekitar 25 juta tamu sejak 2016. Sayangnya, China hanya menyumbang 1 persen dari pendapatan global perusahaan selama beberapa tahun terakhir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.