126.000 Penumpang KRL akan Transit di Stasiun Manggarai saat SO5

Kompas.com - 26/05/2022, 14:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 126.00 penumpang KRL diperkirakan akan transit di Stasiun Manggarai saat terjadi perubahan operasional kelima (switch over/SO5) yang dimulai Sabtu (28/5/2022).

Namun proses transit penumpang di dalam gedung baru Stasiun Manggarai bakal lebih aman karena penumpang tidak perlu menyeberang rel saat berpindah peron.

Pelaksanaan SO5 adalah bagian dari penataan Stasiun Manggarai yang nantinya ditargetkan menjadi stasiun besar untuk transit intermoda dan antarmoda di Jakarta pada 2025.

Baca juga: Manggarai Jadi Stasiun Sentral, Rute KRL Berubah Mulai 28 Mei 2022

Perubahan operasional yang meliputi pergantian persinyalan, jalur rel, dan listrik aliran atas ini dilakukan bertahap lantaran perubahan tidak boleh menghentikan operasional KRL dan kereta api jarak jauh yang melintasi Stasiun Manggarai.

Sekretaris Perusahaan Kereta Api Commuter Anne Purba, Selasa (24/5/2022), mengataka kurang lebih 90.000 penumpang KRL Bogor dan 36.000 penumpang KRL Bekasi yang transit di Stasiun Manggarai.

“126.00 penumpang itulah yang berpotensi transit di Stasiun Manggarai saat SO5. Setiap hari tetap ada 1.054 perjalanan KRL di Jabodetabek,” ujar Anne seperti dikutip dari Kompas.id.

Nantinya, ada pergeseran alokasi perjalanan menyesuaikan SO5, yakni penambahan jumlah perjalanan KRL dari Bekasi dari 215 menjadi 246 perjalanan dan pengurangan jumlah perjalanan dari Bogor dari 438 menjadi 406 perjalanan.

Pergeseran perjalanan KRL ini mengakomodasi tambahan waktu perjalanan yang diperlukan KRL Bekasi untuk melayani jalur lingkar.

Jadwal perjalanan KRL akan disesuaikan dengan kebutuhan penumpang yang transit dengan harapan tidak ada penumpukan penumpang di stasiun.

Akan tetapi, di awal pemberlakuan SO5, operator menyiagakan kereta pengumpan untuk mengantisipasi kemungkinan penumpukan penumpang di Stasiun Manggarai.

Baca juga: Catat Rute KRL Jabodetabek! Mulai Berlaku Akhir Pekan Ini

Jalur dwiganda yang sudah berfungsi dari Stasiun Cakung hingga Jatinegara serta kecepatan maksimal KRL yang ditingkatkan dari 70 km per jam menjadi 95 km per jam juga memangkas waktu tunggu KRL Bekasi dari 10-15 menit menjadi 7 menit.

Adapun waktu tunggu di lintas Bogor masih tetap, yakni 5-10 menit. Selain karena jumlah perjalanan KRL Bogor sudah jenuh, pelintasan sebidang di lintas Bogor juga masih tergolong padat.

Setelah SO5, masih ada SO6 hingga SO8 yang akan dijalani untuk mencapai Stasiun Manggarai sebagai stasiun besar penghubung lintas moda pada 2025.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.