Rugikan Konsumen Miliaran Rupiah, Pengembang Perumahan Syariah FGM Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 26/01/2022, 14:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 34 konsumen perumahan syariah di Bekasi melaporkan pengembang PT Fimadani Graha Mandiri (FGM) ke Polres Metro Bekasi atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan, Selasa (25/01/2022).

FGM dinilai tidak mau melaksanakan putusan perkara perdata yang telah ditetapkan oleh Pengadilan Agama Bekasi.

Putusan secara verstek tersebut menyatakan, bahwa FGM harus mengembalikan uang yang telah disetor konsumen dan mengganti kerugian.

Kuasa hukum konsumen dari SAP Law Firm Sekar Anindita mengatakan, pihaknya telah mendampingi 34 orang yang mengadukan FGM ini ke polisi.

"Jalan ini ditempuh setelah FGM tidak mau melaksanakan putusan perkara perdata yang telah diputuskan oleh Pengadilan Agama Bekasi," kata Sekar dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (25/01/2022).

Baca juga: Lagi, Pengembang Syariah Bodong Menipu Warga Kerugian Rp 12 Miliar

Menurut Sekar, Komisaris FGM Ferry Yanto dan Direktur Utama FGM Ferdi Nando tidak mempunyai iktikad baik untuk mengembalikan uang tersebut.

Bahkan ada yang sudah terlambat dua tahun, sampai saat ini rumah yang dijanjikan masih berupa tanah kosong.

Dengan berbagai modus yang dilakukan FGM, Sekar menilai pengembang tersebut sudah sejak awal sengaja melakukan penipuan.

"Tidak ada Standard Operating Procedure (SOP) yang jelas dari perusahaan dan perjanjiannya pun tidak ditandatangani di depan notaris," tegasnya.

Selain itu, tanah yang dijual ke para konsumen berdasarkan laporan dan penelusuran ternyata belum sepenuhnya milik FGM.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.