Kompas.com - 04/12/2021, 21:00 WIB
Kementerian PUPR berkomitmen menyelesaikan Jalan Trans Papua Dok. Kementerian PUPRKementerian PUPR berkomitmen menyelesaikan Jalan Trans Papua

JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek pembangunan Jalan Trans Papua yang menghubungkan Papua dengan Papua Barat masih terus berjalan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan, pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Jalan Trans Papua.

Dari total panjang jalan Trans Papua yaitu 3.462 kilometer, tinggal tersisa 183 kilometer yang belum tembus. Ini artinya yang sudah tembus sepanjang 3.279 kilometer.

Baca juga: Menhub Jajaki Pembukaan Rute Transportasi Darat Lintas Batas Negara dengan Papua Nugini

"Sepanjang 1.647 kilometer sudah dalam kondisi teraspal yaitu 977 kilometer di Papua dan 670 kilometer di Papua Barat," ujarnya dalam keterangan pers, Sabtu (04/12/2021).

Basuki juga baru melakukan pertemuan dengan Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana di Kantor Kementerian PUPR pada Jumat, (3/12/2021).

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga meminta agar adanya percepatan penyelesaian jalan dari Kabupaten Keerom ke Distrik Batom di Kabupaten Pegunungan Bintang.

"Kami akan terus upayakan percepatan agar bisa segera tembus," jelas Menteri PUPR.

Menurut dia, Presiden Jokowi memiliki komitmen yang kuat untuk membangun Papua dan Papua Barat. Hal ini terlihat dari jumlah kunjungan Presiden ke tanah Papua.

Setiap berkunjung pun, Jokowi selalu memeriksa satu persatu setiap infrastruktur yang dibangun baik jalan, perumahan, hingga sarana prasarana air.

"Terutama jalan perbatasan, jalan Trans Papua, dan pos lintas batas negara (PLBN)," cetus Basuki.

Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian PUPR untuk tahun anggaran 2022 sudah diputuskan dengan jumlah anggaran sebesar Rp 100,59 triliun.

Sesuai arahan Kementerian Keuangan, sebesar 5 persen dari total anggaran harus disimpan untuk antisipasi pandemi Covid-19.

"Apabila pandemi dapat selesai pada semester pertama tahun 2022, maka saving tersebut bisa kita gunakan untuk memperbanyak pembangunan infrastruktur," pungkas Basuki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.