Kompas.com - 08/11/2021, 16:00 WIB
Sejumlah petugas sedang mengevakuasi pohon tumbang akibat longsor di Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/10/2021). Dok. BPBD Kabupaten BogorSejumlah petugas sedang mengevakuasi pohon tumbang akibat longsor di Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Puncak, merupakan salah satu wilayah strategis sebagai daerah tangkapan air (DTA) terutama bagi daerah Bogor dan sekitarnya.

Namun ternyata sebanyak 327 hektar DTA di kawasan tersebut masih berada dalam lokasi rawan longsor

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jendral (Sekjen) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Hendroyono dalam acara Pesan Puncak untuk Penyelamatan Kawasan Puncak pada Senin (8/11/2021).

Menurutnya, kawasan Puncak merupakan merupakan bagian dari sub DAS hulu Ciliwung dan daerah tangkapan air sungai Cisampai dengan luas kurang lebih 369 hektar.

Baca juga: Soal Pemulihan Kawasan Puncak, Masyarakat Tak Ingin Sekadar Seremoni

DAS utamanya adalah DAS ciliwung dimana merupakan daerah tangkapan air (DTA) adalah Sungai Cisampai di bagian hulu serta kawasan hutan.

“Kawasan hutan di DAS Ciliwung meliputi hutan konservasi, hutan produksi terbatas (HTP) dan hutan produksi HP seluruh DAS Ciliwung adalah sebesar 9,7 persen dan sisanya sebesar 90,3 persen adalah areal penggunaan lain,” jelas Bambang.

Fungsi kawasan DAS Ciliwiung sebesar 42.607 hektar tediri dari hutan konservasi 2.095 hektar, HTP 9 hektar, HP 2.040 hektar dan areal penggunaan lain sebesar 38.462 hektar.

Sementara itu, kondisi penutupan lahan tahun 2019 DAS Ciliwung didominasi permukiman 26.193 hektar (61,5 persen), hutan tanaman 6.469 hektar (15,2 persen), pertanian lahan kering 2.887 hektar (6,8 persen), serta hutan lahan kering sekunder 267,2 hektar (6,3 persen).

Sehingga total tutupan hutan di DAS Ciliwung tahun 2019 adalah 22,5 persen, dengan komposisi 7,3 persen berupa hutan alam dan 15,2 persen berupa hutan tanaman.

Baca juga: Ini Kunci Pencegahan Banjir Jakarta

Sementara dari aspek kebencanaan seluruh area daerah tangkapan air berada pada ekoregion pegunungan vulkanik daerah gunung merapi Raung.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.