Kompas.com - 26/09/2021, 12:47 WIB
Bantuan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) di Bali. Dok. BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPRBantuan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) di Bali.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 50 unit rumah bersubsidi di Provinsi Bali mendapatkan bantuan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) berupa jalan lingkungan dengan total anggaran sebesar Rp 182 juta.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) I Ketut Suwantara mengatakan hal ini dalam siaran pers, Sabtu (25/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari pengajuan pengembangnya hanya 50 unit dengan total anggaran Rp 182 juta," jelas Ketut.

Hingga saat ini, progres pembangunan jalan lingkungan bagi rumah subsidi di provinsi itu sudah mencapai 96 persen dan ditargetkan selesai Oktober 2021.

Perumahan yang mendapatkan bantuan tersebut berada di BCA Land Kerambitan Tabanan yang berlokasi di Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.

Baca juga: Pegawai Kantor Imigrasi di Bali Bisa Tempati Rusun, Harga Sewa Rp 400.000 Per Bulan

Jalan perumahan yang dibangun di perumahan tersebut sepanjang 125 meter, lebar 4 meter, serta ketebalan 15 cm.

Pembangunan PSU ini diklaim merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Sehingga, mereka memiliki lingkungan rumah subsidi yang nyaman dan aman,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid.

Bantuan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) di Bali.Dok. BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR Bantuan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) di Bali.
Bantuan PSU disalurkan Kementerian PUPR untuk mendorong semangat para pengembang perumahan agar lebih banyak membangun rumah bersubsidi bagi masyarakat.

Selain itu, imbuh Khalawi, program PSU ini dilakukan demi mendorong capaian Program Sejuta Rumah (PSR).

Bantuan ini digelontorkan bagi pengembang yang membangun rumah umum berupa tunggal atau deret.

Sementara sifat dari bantuan tersebut adalah stimulan di lokasi perumahan yang dibangun oleh pelaku pembangunan.

Dengan pembangunan PSU ini diharapkan agar pembangunan rumah bersubsidi dapat memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.