Sempat Merugi karena Pandemi, Sentul City Raup Laba Bersih Kuartal I Rp 239 Miliar

Kompas.com - 30/06/2021, 21:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sentul City Tbk meraup laba bersih sebesar Rp 239 miliar pada Kuartal I-2021.

Laba ini berasal dari pendapatan yang tumbuh empat kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu, menjadi senilai Rp 463 miliar.

Presiden Direktur PT Sentul City Tbk Tjetje Muljanto menuturkan, kinerja keuangan Perseroan pada Kuartal I ini merupakan perbaikan yang signifikan dibandingkan kinerja Kuartal I-2020.

"Saat itu, Perseroan membukukan kerugian sebesar Rp 190 miliar sebagai efek Pandemi Covid-19,” jelas Tjetje, dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Rabu (30/06/2021).

Baca juga: Akuisisi Lahan Sentul City, Genting Property Bangun Pusat Gaya Hidup Premium

Catatan positif ini, menurut Tjetje, tak lepas dari langkah-langkah perbaikan yang dilakukan Perseroan seperti penghematan biaya dan penjualan aset strategis.

Hasilnya, pendapatan Perseroan Kuartal I-2021 melampaui total penjualan keseluruhan tahun 2020 sebesar Rp 452 miliar.

Sebelumnya, Perseroan telah menyelesaikan transaksi jual beli lahan dengan PT Genting Properti Nusantara dan PT Genting Properti Cemerlang yang merupakan anak perusahaan dari Genting Property Sdn Bhd, salah satu developer ternama di Malaysia.

"Transaksi lahan pada 18 Mei ini adalah salah satu pemicu kinerja positif Perseroan pada kuartal 1 tahun 2021," imbuh Tjetje.

Lahan tersebut adalah lokasi proyek perdana Genting Property di Jabodetabek yang bertema lifestyle dan akan mendukung pertumbuhan pendapatan jangka panjang Perseroan.

"Investasi Genting ini adalah bukti kepercayaan investor mancanegara pada peluang bisnis di Sentul City yang dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja," ucap Tjetje.

Didukung dengan masterplan terpadu dan fasilitas-fasilitas pelengkap, Perseroan berkomitment menjadikan Sentul City sebagai tujuan utama hunian, pariwisata, dan investasi.

Tak hanya kinerja positif, Sentul City juga telah merestrukturisasi utangnya yang semula utang jangka pendek dan menengah menjadi utang jangka panjang sesuai putusan PKPU yang disetujui oleh Majelis Hakim PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada tanggal 15 Maret 2021 lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.