Beroperasi 2023, Begini Progres Pembangunan Tol Kapal Betung

Kompas.com - 16/06/2021, 21:00 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung) Seksi 2-3 Tahap II segmen Palembang (Kramasan)-Betung sepanjang 69,19 kilometer.
Dok. Kementerian PUPR.Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung) Seksi 2-3 Tahap II segmen Palembang (Kramasan)-Betung sepanjang 69,19 kilometer.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung) Seksi 2-3 Tahap II segmen Palembang (Kramasan)-Betung sepanjang 69,19 kilometer, masih dalam proses pembangunan.

Sebelumnya, Tol Kapal Betung Seksi 1-2 tahap I Segmen Kayu Agung-Palembang (Kramasan) membentang 42,5 kilometer sudah diresmikan pada Januari 2021 lalu.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan produktif dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

"Misalnya, kawasan-kawasan produktif itu seperti kawasan industri (KI), pariwisata, bandara, serta pelabuhan," ujar Basuki dalam siaran pers, Rabu (16/06/2021).

Baca juga: BUMN China dan Waskita Resmi Garap Tol Kapal Betung dan Ciawi-Sukabumi

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Keterpaduan Pembangunan Kementerian PUPR Achmad Gani Ghazaly Akman mengatakan, progres pembebasan lahan Seksi 2 Tol Kapal Betung ruas Keramasan-Musi Landas sepanjang 24,9 kilometer sudah mencapai 89,98 persen.

Sedangkan Seksi 3 Tol Kapal Betung ruas Musi Landas-Betung sepanjang 44,29 kilometer mencapai 53,45 persen. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk progres fisiknya pada Seksi 2 dan 3 masing-masing 34,95 persen dan 6,3 persen," tutur Gani.

Dengan demikian, kedua ruas tersebut sepanjang 69,19 kilometer tersebut rampung pada Desember 2023.

Gani menyampaikan kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian agar penanganan fisik di lapangan diprioritaskan di Seksi 2 (gate-to-gate) agar bisa dioperasikan secara bertahap.

"Untuk pengadaan tanah yang sudah bebas tetap dilanjutkan dan menjadi tanggung jawab PT Waskita Sriwijaya Tol sampai dapat diterima oleh Dirjen Bina Marga," lanjutnya.

Tol Kapalbetung merupakan bagian dari koridor utama (backbone) jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang pembangunannya dilaksanakan oleh badan usaha jalan tol (BUJT) PT Waskita Sriwijaya Tol senilai Rp 22,16 triliun.

Pembangunan Tol Kapalbetung merupakan upaya untuk memenuhi target capaian pembangunan jalan tol secara nasional pada Tahun 2020-2024 sepanjang 2.724 kilometer.

Selain itu, juga melengkapi struktur jaringan koridor utara JTTS sepanjang 2.069 kilometer yang menghubungkan Pulau Sumatera dari Provinsi Lampung hingga Aceh.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X