Enam Kawasan Prospektif untuk Industri dan Logistik, Jabodetabek Salah Satunya

Kompas.com - 25/04/2021, 19:00 WIB
Ilustrasi: Aktivitas produksi di pabrik L'Oreal di Kawasan Industri Jababeka, Bekasi, Rabu (7/11/2012). Pabrik dengan luas bangunan 66.000 m2 dengan total investasi Rp 1,25 triliun ini merupakan pabrik LOreal terbesar di dunia. KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi: Aktivitas produksi di pabrik L'Oreal di Kawasan Industri Jababeka, Bekasi, Rabu (7/11/2012). Pabrik dengan luas bangunan 66.000 m2 dengan total investasi Rp 1,25 triliun ini merupakan pabrik LOreal terbesar di dunia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jadebotabek, Indonesia, masuk dalam daftar kawasan di Asia Pasifik yang diincar investor di sektor industri dan logistik.

Oleh karena itu, Jadebotabek sangat prospektif bagi pengembang untuk membangun properti yang mendukung kedua sektor ini.

Direktur Senior, Penasihat Industri Regional Colliers Asia Pacific Lynus Pook mengatakan selain Jabodetabek, kawasan lainnya adalah Singapura, Tokyo (Jepang), Taipei (Taiwan), China, dan Ho Chi Minh (Vietnam).

Lynus menuturkan, pemilik industri memiliki kesempatan untuk menempatkan operasi manufaktur berteknologi tinggi di Singapura, Tokyo, Taipei, dan China.

Baca juga: Daftar Lengkap Infrastruktur yang Dibangun di Kawasan Industri Terpadu Batang

"Sementara Vietnam (Ho Chi Minh City) dan Indonesia (Jabodetabek) menarik untuk operasi manufaktur lainnya," kata Lynus dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Jumat (23/04/2021).

Saat ini pertumbuhan penjualan ritel online memang sangat berkembang pesat dan mendorong adanya permintaan untuk fasilitas pengiriman jarak jauh.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski mudah, jasa pengiriman jarak jauh tentu saja menjadi beban biaya tambahan yang mesti dibayarkan oleh perusahaan industri manufaktur maupun konsumen.

Karena itu, dengan membuka industri manufaktur di dekat pinggiran perkotaan di Asia Pasifik tersebut, justru akan semakin memudahkan industri itu untuk menjangkau konsumen dan pasar.

Sementara itu, Direktur Pelaksana, Pasar Modal & Layanan Investasi Colliers Asia Terence Tang mengatakan bahwa prospek jangka panjang untuk pasar industri dan logistik di kawasan ini sangatlah positif.

Baca juga: Ungguli Jepang dan Korea, Daya Tarik Industri Infrastruktur Indonesia Nomor 9 di Asia Pasifik

Pasalnya, populasi di kawasan tersebut sangatlah besar sehingga mendorong konsumsi yang juga besar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X