Kompas.com - 22/09/2021, 07:42 WIB
Askara Parasady Harsono saat menjalani sidang vonis kasus KDRT terhadap Nindy Ayunda, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa, (21/9/2021). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI Askara Parasady Harsono saat menjalani sidang vonis kasus KDRT terhadap Nindy Ayunda, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa, (21/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa Askara Parasady Harsono menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Selasa, (21/9/2021) terkait kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap Nindy Ayunda.

Sebagai informasi, Nindy Ayunda melaporkan Askara Parasady Harsono ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus dugaan KDRT pada 19 Desember 2020.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan ditemukan dua alat bukti, Askara ditetapkan sebagai tersangka pada Februari 2021.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Askara dengan Pasal 44 Ayat 1 dan Pasal 44 Ayat 4 Undang Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Dua bulan penjara

Majelis hakim PN Jakarta Selatan menjatuhkan vonis hukuman dua bulan penjara terhadap Askara karena terbukti bersalah.

Baca juga: Askara Parasady Harsono Mengaku Menyesal soal KDRT pada Nindy Ayunda

Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan, Askara Harsono terbukti melanggar Pasal 44 Ayat 4 Undang Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

“Menyatakan Askara Parasady Harsono terbukti secara sah melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga secara sengaja kepada Anindia Yandirest Ayunda Fadil, tetapi luka memar korban tidak menghalangi aktivitas sehari-hari,” ucap hakim ketua.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Askara Parasady Harsono selama dua bulan penjara,” ucap hakim ketua melanjutkan, saat membacakan putusan di PN Jakarta Selatan, Selasa.

Dalam putusannya, majelis hakim bakal mengembalikan barang bukti berupa satu unit flashdisk yang berisi foto-foto luka lebam kepada Nindy Ayunda.

"Membebankan biaya perkara kepada terdakwa sebesar Rp 2.000," ujar hakim ketua.

Baca juga: Askara Terima Vonis 2 Bulan Penjara, JPU Pikir-pikir

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.