Kompas.com - 08/02/2021, 16:25 WIB
Tersangka Michael Yukinobu de Fretes saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (21/1/2021). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISITersangka Michael Yukinobu de Fretes saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (21/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka Michael Yukinobu de Fretes mengaku sudah tidak lagi berkomunikasi dengan penyanyi Gisella Anastasia.

Kendati demikian, Nobu mengatakan baik dirinya dan Gisel masih sama-sama saling mendukung satu sama lain dalam menjalani kasus dugaan pornografi terkait video syur.

Baca juga: 3 Perkembangan Terbaru Kasus Video Syur Gisel dan Nobu, Siap Disidangkan

"Lost contact sih iya. Emang enggak ada sama sekali sampai saat ini kita berkomunikasi. Tapi kalau untuk saling support, ya pasti adalah. Namanya teman ya, karena kita benar-benar saling mendoakan juga supaya ini cepat selesai," ungkap Nobu di Polda Metro Jaya, Senin (8/2/2021).

Sementara itu, Nobu tidak memiliki harapan terhadap pelaku penyebar video syur dirinya dengan Gisel.

Nobu hanya bisa menyerahkan segala bentuk yang berkaitan dengan hukum kepada pihak yang berwenang.

Baca juga: 2 Tersangka Penyebar Video Syur Gisel dan Nobu Segera Disidangkan

Namun, untuk keyakinan tidak bersalah, Nobu enggan menjawab secara gamblang dan semuanya menyerahkan kepada Tuhan.

"Kalau untuk keyakinan (tidak bersalah), saya serahkan sama yang di Atas. Dan pastinya saya serahkan semuanya kepada pihak yang berwenang untuk segala keputusannya. Tetapi yang pasti, saya berusaha hanya lakukan yang terbaik saja sampai saat ini," kata Nobu.

Gisel dan Michael Yukinobu de Fretes ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan terkait video porno pada 29 Desember 2020.

Baca juga: Olah TKP Video Syur Gisel dan Nobu Tinggal Menunggu Waktu

Dalam pemeriksaan sebagai saksi, Gisel mengaku merekam video bersama Nobu di salah satu hotel di kawasan Medan, Sumatera Utara, pada 2017 lalu.

Masih dalam pemeriksaan sebagai saksi, Gisel mengaku adegan dewasa itu direkam oleh ponselnya sendiri.

Dia juga sempat mengirim video syur tersebut kepada Nobu melalui fitur AirDrop iPhone, tetapi setelah seminggu file tersebut dihapus.

Gisel menyimpan video bermuatan konten dewasa itu dalam dua ponselnya.

Namun, kedua gawai tersebut hilang dan rusak hingga akhirnya berujung tersebarnya video syur berdurasi 19 detik tersebut.

Atas perbuatannya, Gisel dan Nobu dijerat dengan Pasal 4 Ayat 1 juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 8 Undang Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X