Kuasa Hukum Jefri Nichol Sebut Masih Ada Peluang Damai dengan Falcon Pictures

Kompas.com - 07/07/2020, 12:37 WIB
Jefri Nichol berpose pada press conference film Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020). Film ini merupakan adaptasi dari novel best seller karya Boy Candra yang akan tayang tahun ini. KOMPAS.com/MUTHIAH NURAINI SJefri Nichol berpose pada press conference film Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020). Film ini merupakan adaptasi dari novel best seller karya Boy Candra yang akan tayang tahun ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mediasi gugatan kasus dugaan wanprestasi Falcon Pictures kepada aktor Jefri Nichol di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan tak menemui hasil atau gagal.

Oleh karenanya, sidang kasus dugaan wanprestasi akan dilanjutkan pada 13 Juli 2020 mendatang.

Meski begitu, Aris Marasabessy selaku kuasa hukum Jefri Nichol menyebut masih ada peluang damai antara kliennya dengan pihak Falcon Pictures.

Pasalnya, menurut Aris belum ada putusan hukum yang berkekuatan tetap.

“Yang pasti kami berusaha. Intinya mediasi gagal masih bisa dilakukan mediasi. Intinya perdamaian itu masih bisa dilakukan sebelum putusan bersifat inkracht atau berkekuatan hukum tetap,” kata Aris di PN Jakarta Selatan, Senin (6/7/2020).

Baca juga: Sidang Mediasi Jefri Nichol, Kuasa Hukum Lihat Ada Titik Perdamaian

Sementara itu, terkait gugatan yang dilayangkan oleh Falcon Pictures, Aris menyebut Jefri Nichol belum bisa dinilai melakukan wanprestasi.

“Saya tegaskan, mana yang dianggap melanggar perjanjian. Kamu kan cuma lihat yang ada di gugatan, nanti lihat jawabannya seperti apa. Jadi belum bisa ditentukan Jefri Nichol melanggar wanprestasi atau enggak,” tutur Aris.

“Yang pasti saat ini mediasi kemarin itu kita cari titik temu, jalan tengah dan karena mediasi punya batas waktu maka sidang dilanjutkan. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk berdamai, jadi gitu," ujar Aris menambahkan.

Aris mengaku bakal berusaha membuktikan Jefri Nichole tak melanggar kontrak kerja.

Baca juga: Jefri Nichol Ungkap Efek yang Dirasakan saat Mengonsumsi Ganja

"Kalau kami melihat mana sih pelanggarannya, mana sih perjanjian yang dilanggar, poinnya itu,” kata Aris.

Seperti diberitakan sebelumnya, Falcon Pictures menggugat Jefri Nichol, ibunya, Junita Eka Putri serta Baetz Agagon sebesar Rp 4,2 miliar.

Gugatan tersebut dilayangkan lantaran setelah menerima tawaran bermain empat film garapan Falcon Pictures dan menerima honor awal Rp 280 juta, Jefri Nichol disebut menerima kontrak kerja dengan pihak lain.

Baca juga: Jefri Nichol Sayangkan Stigma Masyarakat pada Pengguna Narkotika


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X