Babak Baru Perseteruan Arya Claproth dan Karen Pooroe, Tuntut Minta Maaf dan Ancam Lapor Balik

Kompas.com - 25/03/2020, 17:13 WIB
Arya Satria Claproth didampingi kuasa hukumnya Andreas Nahot Silitonga di Mapolres Metro Jakarta Selatan, kawasan Kebayoran Baru, Jumat (14/2/2020). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAArya Satria Claproth didampingi kuasa hukumnya Andreas Nahot Silitonga di Mapolres Metro Jakarta Selatan, kawasan Kebayoran Baru, Jumat (14/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Babak baru perseturuan antara Arya Satria Claproth dan Karen Pooroe kembali bergulir.

Kali ini, kasus pengeroyokan dan penodongan senjata api yang dilaporkan oleh Karen Pooroe dihentikan, menyusul polisi yang telah mengeluarkan SP3 atau Surat Perintah Penghentian Penyidikan.

Terkait hal tersebut, Kompas.com telah merangkumnya sebagai berikut.

1. Memaafkan Karen Pooroe dan ajukan syarat

Arya Satria Claproth mengaku akan memaafkan Karen Pooroe setelah polisi menghentikan kasus dugaan pengeroyokan dan penodongan senjata api.

Namun, Arya meminta kepada Karen Pooroe untuk menghubungi kuasa hukumnya guna menyampaikan permintaan maaf.

"Hubungi kuasa hukum saya, lakukan permohonan maaf atas ini (menunjukkan surat SP3), ke tiga media besar yang di koran," ucap Arya Claproth dalam jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (23/3/2020).

Selain itu, Arya memberikan Karen tenggat waktu selama tiga hari untuk menyampaikan permintaan maaf tersebut.

Baca juga: Kasus Dugaan Pengeroyokan Dihentikan, Arya Claproth Tuntut Karen Pooroe Minta Maaf

Bahkan, dia berencana akan melaporkan balik Karen Pooroe apabila syarat darinya diabaikan.

"Term and condition-nya tanya sama bapak (kuasa hukum Arya). 3x24 jam, bukan 1x24 jam. Kita kasih 3x24 jam. Kalau tidak? Kita akan lapor balik," ucap Arya

2. Merasa difitnah

Arya Claproth merasa Karen Pooroe memfitnahnya atas laporan yang dibuat di Polres Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X